Selasa, 05 Jun 2018 17:08 WIB

Agar Nutrisi Tercukupi, Ini Saran Dokter untuk Sahur dan Berbuka

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Makan jangan asal kenyang, pastikan nutrisinya seimbang (Foto: thinkstock) Makan jangan asal kenyang, pastikan nutrisinya seimbang (Foto: thinkstock)
Jakarta - Pada saat berbuka dan sahur, kita cenderung untuk makan lebih banyak daripada biasanya untuk menutupi rasa lapar selama 14 jam berpuasa Ramadan. Akan tetapi, porsi makan yang banyak ini belum tentu mencukupi kebutuhan nutrisimu selama sehari.

Lalu bagaimana caranya agar nutrisi kita tetap terpenuhi saat berpuasa? dr Jenny M Kusumo, SpGK dari OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang, menyebutkan bahwa jumlah dan jenis makanan harus diperhatikan untuk memenuhi kebutuhan harian selama puasa.

"Sekitar 40 sampai 45 persen kebutuhan yang diperlukan tubuh harus dapat terpenuhi saat sahur. Jenis makanan yang dianjurkan adalah mengandung karbohidrat kompleks (50-60 persen), seperti buah dan sayur, oatmeal, beras merah," jelasnya saat dihubungi detikHealth.



Serat dalam karbohidrat kompleks akan memberi rasa kenyang lebih lama, lanjut dr Jenny, sapaannya. Kemudian selain karbohidrat, ia juga menekankan pentingnya protein (15-20 persen) seperti ikan, ayam, daging, tahu, tempe, telur dan kacang-kacangan.

Ia juga menyarankan untuk menghindari lemak dan minyak yang berlebihan karena dapat mengganggu pencernaan. Kemudian makanan yang terlalu asin juga harus dihindari karena akan menimbulkan rasa haus yang berlebihan.

"Lalu, saat berbuka dimulai dengan mengkonsumsi air dan makanan yang ringan seperti buah, dilanjutkan dengan makan berat," pungkas dr Jenny.

(frp/up)
News Feed