Senin, 25 Jun 2018 14:50 WIB

Kurang Makan Serat, Dampaknya Bisa ke Berat Badan Hingga Jantung

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Disarankan seseorang makan buah dan sayur kaya serat 5 porsi setiap hari. (Foto: Getty Images) Disarankan seseorang makan buah dan sayur kaya serat 5 porsi setiap hari. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Memenuhi kebutuhan konsumsi serat harian sering disepelekan. Padahal dampak kekurangan serat bukan sekadar sulit BAB lho.

dr Ranj Singh, pakar gizi dari Inggris, menyebut anjuran konsumsi serat harian adalah 30 gram. Namun dr Singh menyebut rata-rata masyarakat hanya mengonsumsi kurang lebih 18 gram per hari.



Padahal menurut dr Singh, kurang konsumsi serat punya banyak dampak negatif bagi tubuh manusia. Yang paling sering digaungkan adalah bagaimana konsumsi serat membuat pencernaan lebih sehat dan buang air besar lancar.

"Lebih dari hanya BAB, konsumsi serat juga mencegah terjadinya kanker usus besar. Semakin banyak serat yang dimakan, semakin mudah pergerakan usus, maka semakin banyak kotoran dan racun yang bisa kita keluarkan," ujar dr Singh, dikutip dari Mirror.

Konsumsi serat juga penting untuk kesehatan jantung. Serat menurut dr Singh, membantu penyerapan kolesterol dan menjaga kesehatan pembuluh darah.

Tak hanya itu, konsumsi serat juga membantu menjaga berat badan ideal. Serat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga nafsu makan berkurang.

"Serat membantu menjaga gula darahmu stabil, sehingga kamu jarang merasa lapar. Serat juga membuat bakteri baik bekerja lebih hebat untuk membantu metabolisme dan kontrol berat badan," tutupnya.

(mrs/fds)
News Feed