Minggu, 25 Okt 2020 06:30 WIB

7 Makanan yang Bisa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Ayunda Septiani - detikHealth
Healthy drink: high angle view of a drinking glass filled with fresh organic orange and carrot juice shot on rustic wooden kitchen table. Whole and sliced oranges and carrots are all around the glass. A kitchen knife and kitchen scissors complete the composition. Predominant colors are orange, green and brown. Low key DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USM. 7 Makanan yang Bisa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh (Foto: iStock)
Jakarta -

Sistem daya tahan tubuh bisa dipahami secara sederhana sebagai sistem kerja dalam tubuh untuk melawan suatu penyakit. Ada 7 makanan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tak mudah kena penyakit.

Saat ada serangan penyakit, sistem daya tahan tubuh akan bekerja melindungi tubuh kamu dari serangan organisme atau kuman. Maka dari itu, sistem daya tahan tubuh harus tetap dijaga agar kita bisa terhindar dari kemungkinan tertular atau terjangkit dari penyakit.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kamu agar tetap kuat, yaitu dengan mengonsumsi makanan tertentu.

Dikutip dari laman Health Line, berikut beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

1. Buah jeruk

Kebanyakan orang selama ini langsung mencari sumber vitamin C ketika ia terserang flu. Hal ini dikarenakan, vitamin C dapat membantu membangun sistem kekebalan tubuh kamu.

Vitamin C dianggap dapat meningkatkan produksi sel darah putih, yang merupakan kunci untuk melawan infeksi. Sementara, hampir semua buah jeruk kaya akan vitamin C.

Buah jeruk yang populer meliputi:

  • Jeruk bali
  • Jeruk keprok
  • Jeruk lemon
  • Jeruk nipis

Karena tubuh kamu tidak dapat memproduksi atau menyimpan vitamin C, kamu memerlukan asupan vitamin C dari makanan setiap hari untuk kesehatan yang berkelanjutan.

Jumlah harian yang disarankan untuk orang dewasa adalah:

  • 75 mg untuk wanita
  • 90 mg untuk pria

Jika kamu memilih suplemen, hindari mengonsumsi lebih dari 2.000 miligram (mg) sehari. Untuk sementara, vitamin C memang dapat membantu kamu pulih lebih cepat dari dari penyakit flu. Namun, belum ada bukti bahwa vitamin C efektif juga terhadap virus Corona COVID-19.

2. Paprika merah

Seperti jeruk, paprika juga termasuk bahan makanan yang juga kaya akan kandungan vitamin C. Jika dibandingkan dengan berat bahan yang sama, paprika merah bahkan mengandung hampir 3 kali lebih banyak vitamin C daripada jeruk florida.

Paprika juga merupakan makanan sumber beta karoten. Selain dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu, vitamin C berguna juga untuk menjaga kulit agar tetap sehat. Sementara, beta karoten paprika yang diubah tubuh menjadi vitamin A setelah dikonsumsi, dapat membantu menjaga kesehatan mata.

3. Brokoli

Brokoli kaya akan vitamin dan mineral. Yakni vitamin A, C, dan vitamin E. Brokoli juga mengandung serat dan banyak zat antioksidan lainnya sehingga sangat berguna untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Kunci untuk mempertahankan kandungan nutrisi dari brokoli, yaitu dengan mengolah atau memasaknya dengan sesederhana mungkin, seperti hanya mengukusnya.

4. Bawang putih

Bawang putih bisa ditemukan di hampir setiap masakan di dunia. Bahan makanan ini ternyata tidak hanya dapat meningkatkan cita rasa pada makanan, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan lho.

Peradaban awal mengakui nilainya dalam memerangi infeksi. Bawang putih juga dapat memperlambat pengerasan pembuluh darah, dan ada bukti lemah bahwa bawang putih membantu menurunkan tekanan darah.

Sifat meningkatkan kekebalan bawang putih tampaknya berasal dari konsentrasi tinggi senyawa yang mengandung belerang, seperti allicin.

5. Jahe

Jahe merupakan salah satu bahan yang sering digunakan saat sakit. Jahe dapat membantu mengurangi peradangan, yang dapat membantu mengurangi terjadinya sakit pada tenggorokan dan penyakit radang.

Selain meningkatkan daya tahan tubuh, jahe juga terbukti bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti: mengatasi mual, mengurangi nyeri kronis, dan memiliki sifat penurun kolesterol.

6. Bayam

Bayam termasuk jenis sayuran yang kaya akan vitamin C. Bayam juga mengandung banyak antioksidan dan beta karoten yang keduanya dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi lewat penguatan sistem kekebalan tubuh.

Bayam mirip dengan brokoli, konsumsi bayam paling sehat adalah dengan cara dimasak sesederhana mungkin sehingga bisa mempertahankan kandungan nutrisi bayam.

7. Almond

Vitamin E termasuk antioksidan yang kuat sebagai kunci untuk menunjang sistem kekebalan tubuh. Sementara, vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak, yang artinya membutuhkan kehadiran lemak untuk diserap dengan baik. Maka dari itu, guna meningkatkan daya tahan tubuh, kamu disarankan juga mengonsumsi kacang-kacangan seperti almond.

Almond dikemas dengan vitamin E dan juga mengandung lemak sehat. Orang dewasa membutuhkan sekitar 15 mg vitamin E per hari. Untuk mencapai kecukupan vitamin E tersebut, kamu bisa mengonsumsi 46 buah almond utuh yang telah dikupas.



Simak Video "Pentingnya Asupan Protein di Masa Pandemi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)