Kapan Waktu Ideal untuk Sarapan? Ini Saran Dokter Gizi

ADVERTISEMENT

Kapan Waktu Ideal untuk Sarapan? Ini Saran Dokter Gizi

Atilah Tia Abelta - detikHealth
Jumat, 18 Feb 2022 05:00 WIB
ilustrasi makan
Sarapan (Foto: thinkstock)

Menu sarapan sehat agar tubuh kuat sepanjang hari

Tentunya, porsi untuk sarapan tidak sebanyak porsi untuk makan siang. dr Diana menyampaikan, untuk porsi sarapan sendiri seseorang dianjurkan mengkonsumsi sarapan sekitar 25-30 persen dari kebutuhan kalori harian. Sedangkan untuk makan siang, sekitar 30-35 persen dari kebutuhan kalori harian.

Selain itu, pastikan menu yang ada di sarapan berisi makanan yang bernutrisi, seperti protein, karbohidrat, dan lemak baik.

"Mungkin pagi-pagi belum terlalu lapar sekali, sehingga untuk masuk (makanan) sedikit saja sudah bagus. Nah, paling engga yang masuk itu protein, karbohidrat, sama lemak baik. Itu musti ada," papar dr Diana.

Karbohidrat untuk sarapan dapat berupa roti, sereal, nasi, dan lainnya. Cara mudahnya, porsi karbohidrat yang tepat adalah sekepalan tangan.

Untuk protein, dapat diperoleh dari telur, tahu, tempe, daging, dan susu. Jika sumber proteinnya susu, pastikan tidak mengonsumsinya lebih dari 250 ml (1 gelas).

Sementara lemak baik, dapat ditemukan pada minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Porsi lemak baik dalam sarapan, misalnya delapan kacang almond, satu sendok teh selai kacang, atau seperempat alpukat di setiap menu sarapan.



Simak Video "Jaga Daya Tahan Tubuh Keluarga dengan Sarapan Berenergi Lengkap"
[Gambas:Video 20detik]

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT