ADVERTISEMENT

Selasa, 24 Mei 2022 06:00 WIB

Tertarik Diet Air Putih? Berikut Tips untuk Melakukannya dengan Aman

Rosiana Putri Muliandari - detikHealth
Tired female athlete drinking fresh water while resting from exercising class in a health club. Diet air putih (Foto: iStock)
Jakarta -

Melakukan diet menjadi salah satu cara yang paling populer untuk menurunkan berat badan. Terdapat berbagai jenis diet yang dapat dicoba dan salah satunya adalah diet atau puasa air putih.

Jenis diet tersebut adalah saat seseorang tidak makan atau minum jenis minuman apapun selain air putih. Diet ini tidak memiliki paduan khusus, tapi, dari sisi medis, seseorang dapat bertahan tanpa makanan maksimal selama 3 hari.

Dikutip dari Medical News Today, diet air putih dapat memberikan manfaat bagi orang-orang yang memiliki risiko penyakit jantung, tekanan darah yang tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan kelebihan berat badan.

Meskipun ada potensi manfaat kesehatan dari diet ini, ada risiko yang cukup besar jika puasa dilakukan terlalu lama atau oleh seseorang yang kesehatan atau usianya menempatkan mereka pada risiko kerusakan pada tubuh mereka.

Lalu, apa saja cara-cara atau hal-hal yang perlu diperhatikan saat ingin diet air putih?

Sayangnya, diet ini tidak selalu aman dilakukan oleh semua orang. Orang-orang dengan usia yang lebih tua atau lansia dan remaja di bawah 18 tahun harus mendapatkan konsultasi dari tenaga kesehatan sebelum melakukan diet air putih.

NEXT: Diet air putih tidak disarankan jika...

Bukan hanya itu, diet air putih tidak disarankan dilakukan atau butuh konsultasi terlebih dahulu jika seseorang:

  • Mengalami gangguan makan (eating disorder)
  • Berat badan kurang
  • Sedang hamil atau menyusui
  • Punya masalah jantung
  • Menderita diabetes tipe 1
  • Mengalami migrain yang tidak terkontrol
  • Sedang menjalani transfusi darah
  • Sedang minum obat tertentu

Kemudian, jika baru pertama kali mencoba diet air putih, mereka harus mempertimbangkan untuk mencoba berpuasa selama 1 hari dan memastikan tidak ada efek samping yang muncul.

Beberapa saran yang dapat dicoba jika baru pertama kali berpuasa adalah dengan mengonsumsi makanan tinggi energi sebelum mulai diet, memilih waktu yang memungkinkan untuk istirahat, menghindari puasa jika tidak sehat atau lelah, dan menghindari olahraga yang menuntut.



Simak Video "Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalani Intermittent Fasting"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT