Senasib dengan Sarden, 5 Produk Ini Kerap Dikira UPF Padahal Belum Tentu

Kolom Gizi

Senasib dengan Sarden, 5 Produk Ini Kerap Dikira UPF Padahal Belum Tentu

detikHealth
Minggu, 24 Mei 2026 12:02 WIB
Fitri Isnia Nuryani, S.Pt
Ditulis oleh:
Fitri Isnia Nuryani, S.Pt
Sarjana peternakan dari IPB University dengan peminatan pada nutrition and feed technology. Saat ini merupakan peserta program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan, sebagai penulis artikel gaya hidup
5 Produk yang Kerap Disangka Ultra Processed Food
Produk-produk yang kerap disangka UPF. Foto: Uyung/detikHealth
Jakarta -

Istilah ultra-processed food (UPF) belakangan semakin ramai dibahas di media sosial. Banyak makanan kemasan pun mulai dicurigai sebagai UPF dan dianggap otomatis tidak sehat, termasuk produk yang sehari-hari cukup sering dikonsumsi.

Padahal, tidak semua pangan olahan memiliki karakteristik maupun kandungan gizi yang sama. Beberapa produk yang kerap dicap sebagai UPF bisa saja mengandung protein, vitamin, mineral, atau zat gizi lain yang dibutuhkan tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut beberapa makanan yang kerap dianggap UPF padahal belum tentu memiliki dampak kesehatan yang sama:

ADVERTISEMENT

1. Sarden Kalengan

Faktanya: Bisa Processed Foods atau Ultra-Processed Foods

Tergantung komposisinya. Kalau isinya sederhana, misalnya hanya ikan, garam, minyak, atau saus tomat sederhana, biasanya lebih dekat ke processed foods. Namun, jika mengandung banyak tambahan seperti perisa, pengental, pemanis, atau aditif lain, sebagian produk bisa masuk kategori ultra-processed foods.

2. Susu UHT

Faktanya: Belum tentu Ultra-Processed Foods

Susu UHT plain tanpa banyak tambahan umumnya sering diperdebatkan klasifikasinya. Sebagian peneliti memasukkannya ke processed foods, sementara produk susu dengan tambahan perisa, pemanis, atau formulasi kompleks lebih sering masuk ultra-processed foods.

3. Yogurt

Faktanya: Tidak semua produk punya dampak yang sama

Yogurt sering ikut masuk pembahasan UPF, terutama produk yogurt kemasan dengan tambahan perisa atau pemanis. Namun, beberapa penelitian menemukan bahwa produk seperti yogurt menunjukkan hasil berbeda dibanding kelompok UPF lain yang lebih sering dikaitkan dengan risiko kesehatan lebih tinggi.

4. Nugget dan Bakso

Faktanya: Banyak yang masuk Ultra-Processed Foods

Karena umumnya merupakan produk formulasi industri dengan tambahan pengikat, pengawet, flavoring, atau aditif lain. Namun bakso tradisional dengan komposisi sederhana bisa berbeda klasifikasinya dibanding produk industri massal.

5. Whole-Grain Bread atau Sereal Tertentu

Faktanya: Banyak yang masuk Ultra-Processed Foods

Ini yang sering bikin bingung. Dalam sistem NOVA, beberapa whole-grain breads dan sereal tetap bisa masuk ultra-processed foods karena proses formulasi dan penggunaan bahan tambahan tertentu. Meski begitu, beberapa studi menunjukkan dampak kesehatannya tidak selalu sama dengan kelompok UPF lain seperti sugary drinks atau processed meat.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video Makanan UPF Jadi Aduan Terbanyak yang Diterima MBG Watch"
[Gambas:Video 20detik]
(fti/up)
Sarden Kalengan UPF atau Bukan?
11 Konten
Kesalahpahaman tentang 'ultra processed food' (UPF) sepertinya sudah melebar ke mana-mana. Karenanya, kegaduhan terjadi saat ada yang mengatakan sarden kalengan bukan UPF. Kalau ternyata bukan UPF, apakah berarti lebih sehat? Nggak juga ternyata.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads