Mie dengan porsi menggunung menjadi salah satu kuliner yang ramai menarik perhatian pengunjung Pekan Raya Jakarta (PRJ). Tampilan yang melimpah dan menggugah selera membuat banyak pengunjung penasaran untuk mencoba menyantapnya.
Namun, bagaimana sebenarnya reaksi tubuh setelah menghabiskan seporsi mie dalam jumlah yang sangat besar sekaligus?
Dokter spesialis gizi klinik, dr Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa tubuh sebenarnya tidak langsung mengalami kerusakan hanya karena satu kali makan dalam porsi besar. Meski begitu, tubuh dapat memberikan sejumlah sinyal bahwa sistem pencernaan sedang bekerja lebih keras.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tubuh kita sebenarnya nggak langsung rusak cuma karena sekali makan banyak. Tapi kalau porsinya terlalu besar, apalagi ditambah dengan minuman manis dan camilan lain, tubuh bisa memberikan beberapa sinyal," ujar dr Yaze kepada detikcom, Selasa (23/6/2026).
Beberapa sinyal yang penting diwaspadai adalah:
1. Perut Terasa Begah
Salah satu sinyal yang paling sering muncul setelah makan berlebihan adalah rasa begah atau tidak nyaman di perut. Hal ini terjadi karena lambung harus meregang untuk menampung makanan dalam jumlah lebih banyak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mengosongkan isinya ke usus.
Akibatnya, perut bisa terasa penuh, kembung, atau kurang nyaman untuk beberapa saat. Kondisi tersebut merupakan tanda bahwa sistem pencernaan sedang bekerja lebih keras untuk mengolah makanan dalam jumlah besar sekaligus.
2. Cepat Mengantuk
Rasa kantuk setelah menyantap porsi besar juga menjadi keluhan yang cukup sering muncul. Saat tubuh mencerna makanan, berbagai proses metabolisme dan perubahan hormon terjadi untuk mengolah zat gizi yang masuk.
Makanan dengan kandungan karbohidrat dalam jumlah besar, seperti mie, dapat menyebabkan kadar gula darah naik lebih cepat sehingga tubuh terasa lebih berenergi atau segar dalam waktu singkat. Kondisi ini sering dikenal sebagai sugar rush. Namun setelahnya, kadar gula darah dapat kembali menurun sehingga muncul rasa lemas, mengantuk, atau kurang bertenaga yang dikenal sebagai sugar crash.
Selain perubahan gula darah, tubuh juga mengarahkan lebih banyak energi untuk proses pencernaan setelah mengonsumsi makanan dalam porsi besar. Kombinasi kedua kondisi tersebut dapat membuat tubuh terasa lebih ingin beristirahat setelah makan.
3. Haus Terus Menerus
Selain perut terasa begah dan mengantuk, tubuh juga dapat memberikan sinyal berupa rasa haus yang muncul terus menerus setelah menyantap makanan dalam porsi besar. Kondisi ini bisa terjadi terutama ketika makanan yang dikonsumsi memiliki kandungan natrium atau garam cukup tinggi, seperti makanan berbumbu kuat atau olahan tertentu.
Kelebihan natrium dapat memengaruhi keseimbangan cairan dalam tubuh sehingga muncul dorongan untuk lebih banyak minum. Karena itu, tidak sedikit yang merasa haus terus menerus setelah menyantap makanan dengan porsi besar.
4. Keinginan Ngemil Muncul
Makan dalam porsi sangat besar ternyata tidak selalu membuat rasa kenyang bertahan hingga waktu yang lama. Beberapa jam setelahnya, keinginan untuk mencari camilan kembali bisa muncul.
Salah satu penyebabnya adalah perubahan kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dalam jumlah besar. Kadar gula darah yang awalnya meningkat dapat kembali turun, kondisi yang sering disebut sebagai sugar crash. Saat fase ini terjadi, tubuh dapat mengirimkan sinyal lapar dan keinginan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis sebagai sumber energi cepat.
Kuncinya Atur Porsi
Menikmati kuliner viral saat berkunjung ke PRJ tetap bisa dilakukan. Menurut dr Yaze, yang perlu diperhatikan adalah cara menikmati berbagai jajanan agar tidak berlebihan dalam satu waktu.
"Nggak perlu nyobain semua makanan dalam satu hari, pilih dua sampai tiga makanan yang benar-benar pengen dicoba. Lebih seru lagi kalau sharing bersama teman atau keluarga, jadi tetap bisa menikmati jajanan tanpa berlebihan," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa yang menjadi masalah bukan satu porsi mie viral itu sendiri, melainkan ketika setiap stan kuliner harus dicoba dan dihabiskan sendiri dalam satu kali kunjungan.
Dengan memilih jajanan yang paling diinginkan serta berbagi porsi bersama keluarga atau teman, pengalaman kuliner di PRJ tetap bisa menyenangkan tanpa membuat tubuh terasa kewalahan setelah makan.
Simak Video "Video: Dokter Tegaskan Makan Daging Bukan Pemicu GERD!"
[Gambas:Video 20detik] (mal/up)











































