8 Makanan Sehat untuk Mencegah Stroke

Oatmeal dapat membantu menurunkan LDL atau biasa disebut kolesterol jahat dalam tubuh. Mengonsumsinya hanya dengan takaran 3/4 cangkir sudah memenuhi 15 persen kebutuhan harian dari serat larut. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Ubi manis adalah salah satu pilihan terbaik Anda untuk hidangan yang kaya serat saat makan malam. Setengah cangkir yang disajikan tanpa kulit setara dengan 1,8 gram serat larut. Plus, ubi manis memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. (Foto: Ilustrasi/istimewa)
Blueberry kaya akan antioksidan yang mana membantu pembuluh darah untuk melebar agar aliran darah Anda tetap lancar, sekaligus mengurangi peradangan. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Sebuah studi pada pria Puerto Riko menemukan orang yang tidak meminum susu memiliki tekanan darah yang umumnya dua kali lebih tinggi pada umumnya dibandingkan orang yang meminumnya. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan hanya 1,5 gram kalium dalam sehari dapat meningkatkan risiko stroke hingga 28 persen. Pisang adalah makanan punya kalium tinggi sehingga Anda bisa memenuhi kebutuhan kalium harian dari buah yang satu ini. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Sebuah studi, seperti ditulis RD, menjelaskan bahwa makan makanan kaya magnesium dapat mengurangi risiko stroke hingga 30 persen. Hanya dengan dua sendok makan biji labu, Anda sudah bisa memenuhi sekitar 18 persen dari rekomendasi harian. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Selain magnesium, bayam sarat dengan vitamin B folat. Diet kaya asam folat dapat menurunkan risiko stroke hingga 20 persen. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Segenggam kacang almond setiap hari ternyata baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda. Selain itu, almond juga merupakan sumber vitamin E yang hebat yang bisa menghentikan terbentuknya plak di arteri. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Oatmeal dapat membantu menurunkan LDL atau biasa disebut kolesterol jahat dalam tubuh. Mengonsumsinya hanya dengan takaran 3/4 cangkir sudah memenuhi 15 persen kebutuhan harian dari serat larut. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Ubi manis adalah salah satu pilihan terbaik Anda untuk hidangan yang kaya serat saat makan malam. Setengah cangkir yang disajikan tanpa kulit setara dengan 1,8 gram serat larut. Plus, ubi manis memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. (Foto: Ilustrasi/istimewa)
Blueberry kaya akan antioksidan yang mana membantu pembuluh darah untuk melebar agar aliran darah Anda tetap lancar, sekaligus mengurangi peradangan. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Sebuah studi pada pria Puerto Riko menemukan orang yang tidak meminum susu memiliki tekanan darah yang umumnya dua kali lebih tinggi pada umumnya dibandingkan orang yang meminumnya. (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan hanya 1,5 gram kalium dalam sehari dapat meningkatkan risiko stroke hingga 28 persen. Pisang adalah makanan punya kalium tinggi sehingga Anda bisa memenuhi kebutuhan kalium harian dari buah yang satu ini. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Sebuah studi, seperti ditulis RD, menjelaskan bahwa makan makanan kaya magnesium dapat mengurangi risiko stroke hingga 30 persen. Hanya dengan dua sendok makan biji labu, Anda sudah bisa memenuhi sekitar 18 persen dari rekomendasi harian. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Selain magnesium, bayam sarat dengan vitamin B folat. Diet kaya asam folat dapat menurunkan risiko stroke hingga 20 persen. (Foto: Ilustrasi/iStock)
Segenggam kacang almond setiap hari ternyata baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol Anda. Selain itu, almond juga merupakan sumber vitamin E yang hebat yang bisa menghentikan terbentuknya plak di arteri. (Foto: Ilustrasi/iStock)