Lagi PDKT? Hindari 6 Gestur Ini Jika Ingin Terlihat Menarik (2)

Berhati-hatilah jika kamu sering menggunakan gestur ini. Karena bagi lawan bicaramu, ini menunjukkan seperti kamu ingin mereka berhenti berbicara. Sehingga akan membuat percakapan kalian terasa canggung dan tidak menyenangkan. Kecuali, kamu ingin memegang tangan lawan bicaramu. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Sudah jelas, pose ini sangat agresif. Terkadang kita menggunakan pose ini karena hanya tak tahu di mana harus menaruh tangan. Seakan memberikan sinyal, "Mau bilang apa sih? Palingan aku juga nggak bakalan setuju!". Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Gestur ini cukup familiar ketika seseorang sedang membicarakna hal serius. Namun gestur ini juga dapat diartikan sebagai tanda tidak menghormati. Sehingga apapun jawabanmu akan terlihat tidak serius pada lawan bicara. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Posisi tangan ini menunjukkan adanya ketegangan dan ketakutan tersembunyi. Makin tinggi genggamanmu, makin tinggi rasa tegang yang dirasakan. Berasa ingin memukul atau melindungi dirimu dari seseorang, bukan gestur yang baik untuk dilihat calon kekasih 'kan? Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Jangan dikira pose ini akan membuatmut terlihat keren seketika, apalagi ketika kamu sedang berbicara. Bisa jadi, lawan bicaramu akan mengira kamu punya maksud tersembunyi atau sedang berbohong. Apalagi, nanti malah si dia jadi sulit mendengar kata-katamu, lho. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Dalam beberapa budaya di Indonesia, berbicara dengan menunjuk lawan bicara merupakan tidak sopan. Walau maksudmu untuk meyakinkan lawan bicara. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Jika ingin terlihat berkharisma, simpel saja: lebarkan bahu, jangan kepalkan kedua tangan, jangan terlihat tertutup dan kamu akan semakin menarik. Kita juga akan merasakannya karena bagaimana kita bersikap akan mempengaruhi kepercayaan diri kita. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Berhati-hatilah jika kamu sering menggunakan gestur ini. Karena bagi lawan bicaramu, ini menunjukkan seperti kamu ingin mereka berhenti berbicara. Sehingga akan membuat percakapan kalian terasa canggung dan tidak menyenangkan. Kecuali, kamu ingin memegang tangan lawan bicaramu. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Sudah jelas, pose ini sangat agresif. Terkadang kita menggunakan pose ini karena hanya tak tahu di mana harus menaruh tangan. Seakan memberikan sinyal, Mau bilang apa sih? Palingan aku juga nggak bakalan setuju!. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Gestur ini cukup familiar ketika seseorang sedang membicarakna hal serius. Namun gestur ini juga dapat diartikan sebagai tanda tidak menghormati. Sehingga apapun jawabanmu akan terlihat tidak serius pada lawan bicara. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Posisi tangan ini menunjukkan adanya ketegangan dan ketakutan tersembunyi. Makin tinggi genggamanmu, makin tinggi rasa tegang yang dirasakan. Berasa ingin memukul atau melindungi dirimu dari seseorang, bukan gestur yang baik untuk dilihat calon kekasih kan? Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Jangan dikira pose ini akan membuatmut terlihat keren seketika, apalagi ketika kamu sedang berbicara. Bisa jadi, lawan bicaramu akan mengira kamu punya maksud tersembunyi atau sedang berbohong. Apalagi, nanti malah si dia jadi sulit mendengar kata-katamu, lho. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Dalam beberapa budaya di Indonesia, berbicara dengan menunjuk lawan bicara merupakan tidak sopan. Walau maksudmu untuk meyakinkan lawan bicara. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth
Jika ingin terlihat berkharisma, simpel saja: lebarkan bahu, jangan kepalkan kedua tangan, jangan terlihat tertutup dan kamu akan semakin menarik. Kita juga akan merasakannya karena bagaimana kita bersikap akan mempengaruhi kepercayaan diri kita. Foto: Frieda Isyana Putri/detikHealth