Aksi Palang Merah Internasional: Tangani Korban Perang-Corona

Seorang anggota Palang Merah Internasional mengunjungi pasien Corona di Bergamo, Italis, 3 April lalu. Marco Di Lauro/Getty Images.

Relawan PMI menysuri jalan-jalan di Huelva, Spanyol, untuk mengantarkan makanan kepada warga terdampak Corona, 24 April lalu. Marcelo del Pozo/Getty Images.

Palang Merah Internasional  juga hadir di wilayah perang. Seperti di konflik antara Israel dan Palestina pada 16 Oktober 2016 lalu. Lior Mizrahi/Getty Images.

Relawan Palang Merah Jerman menolong tentara Inggris yang terluka saat perang 1917. General Photographic Agency/Getty Images.

Begini potret relawan Palang Merah Jerman menolong korban perang pada Maret 1945. Keystone/Getty Images.  

Palang Merah Internasional terjun membantu korban dalam perang dunia I. General Photographic Agency/Getty Images.  

Palang Merah Internasional juga hadir dalam demo-demo yang berujung rusuh. Seperti di Thailand pada 19 Mei 2010 lalu. Athit Perawongmetha/Getty Images.

Relawan Palang Merah Internasional membantu korban luka dalam demo rusuh di Chili pada 18 Desember 2019. Marcelo Hernandez/Getty Images.  

Relawan Palang Merah Internasional membantu para pengungsi di Guatemala pada 16 Oktober 2018 lalu. John Moore/Getty Images.

Palang Merah Internasional atau International Red Cross didirikan oleh Henry Dunant pada 1863. Topical Press Agency/Getty Images.  

Jean Henri Dunant lahir pada 8 Mei 1828 dan meninggal 30 Oktober 1910 pada umur 82 tahun. Ia adalah pengusaha dan aktivis sosial Swiss. Marco Di Lauro/Getty Images.

Membentuk Palang Merah Internasional sendiri berawal dari perang Austria dan Prancis yang menewaskan sekitar 40.000 prajurit. Henry Dunan yang kebetulan melewati daerah itu untuk suatu urusan bisnis, merasa ngeri menyaksikan pemandangan tersebut. Lalu ia mengajak penduduk setempat merawat mereka, dan menekankan bahwa prajurit dari kedua belah pihak harus diberi perawatan yang setara. Tak mengenal kawan atau lawan. Marco Di Lauro/Getty Images.

Kini Palang Merah Internasional telah hadir di seluruh negara dan membantu di setiap peristwa. Mereka kini tengah berjuang mambantu para pasien korban Corona. Marco Di Lauro/Getty Images.

Seorang anggota Palang Merah Internasional mengunjungi pasien Corona di Bergamo, Italis, 3 April lalu. Marco Di Lauro/Getty Images.
Relawan PMI menysuri jalan-jalan di Huelva, Spanyol, untuk mengantarkan makanan kepada warga terdampak Corona, 24 April lalu. Marcelo del Pozo/Getty Images.
Palang Merah Internasional  juga hadir di wilayah perang. Seperti di konflik antara Israel dan Palestina pada 16 Oktober 2016 lalu. Lior Mizrahi/Getty Images.
Relawan Palang Merah Jerman menolong tentara Inggris yang terluka saat perang 1917. General Photographic Agency/Getty Images.
Begini potret relawan Palang Merah Jerman menolong korban perang pada Maret 1945. Keystone/Getty Images.  
Palang Merah Internasional terjun membantu korban dalam perang dunia I. General Photographic Agency/Getty Images.  
Palang Merah Internasional juga hadir dalam demo-demo yang berujung rusuh. Seperti di Thailand pada 19 Mei 2010 lalu. Athit Perawongmetha/Getty Images.
Relawan Palang Merah Internasional membantu korban luka dalam demo rusuh di Chili pada 18 Desember 2019. Marcelo Hernandez/Getty Images.  
Relawan Palang Merah Internasional membantu para pengungsi di Guatemala pada 16 Oktober 2018 lalu. John Moore/Getty Images.
Palang Merah Internasional atau International Red Cross didirikan oleh Henry Dunant pada 1863. Topical Press Agency/Getty Images.  
Jean Henri Dunant lahir pada 8 Mei 1828 dan meninggal 30 Oktober 1910 pada umur 82 tahun. Ia adalah pengusaha dan aktivis sosial Swiss. Marco Di Lauro/Getty Images.
Membentuk Palang Merah Internasional sendiri berawal dari perang Austria dan Prancis yang menewaskan sekitar 40.000 prajurit. Henry Dunan yang kebetulan melewati daerah itu untuk suatu urusan bisnis, merasa ngeri menyaksikan pemandangan tersebut. Lalu ia mengajak penduduk setempat merawat mereka, dan menekankan bahwa prajurit dari kedua belah pihak harus diberi perawatan yang setara. Tak mengenal kawan atau lawan. Marco Di Lauro/Getty Images.
Kini Palang Merah Internasional telah hadir di seluruh negara dan membantu di setiap peristwa. Mereka kini tengah berjuang mambantu para pasien korban Corona. Marco Di Lauro/Getty Images.