Potret Persalinan Pasien COVID-19 yang Bikin Haru di Peru

Maria Alvarez (24) tengah menjalani proses persalinan dengan penanganan khusus untuk ibu yang terinfeksi COVID-19 di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru.

Dilansir dari AP, rumah sakit persalinan itu mendedikasikan setengah fasilitas rumah sakitnya untuk menangani para ibu yang hendak melahirkan dengan kondisi terinfeksi virus Corona.

Sebelum mendapat penanganan persalinan, para ibu tersebut akan menjalani pemeriksaan untuk mengidentifikasi apakah mereka terinfeksi virus Corona atau tidak. Proses persalinan yang membutuhkan penanganan khusus, maka saat proses bersalin dilakukan pasangan maupun kerabat dilarang untuk menghadiri persalinan itu. Dengan demikian, para ibu yang hendak melahirkan akan melakukan proses persalinan seorang diri hanya bersama dokter dan perawat.

Sejumlah ibu tampak mengantre untuk bersiap melakukan proses persalinan di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru.

Seorang ibu tampak mengenakan masker saat akan melaksanakan proses persalinan. Seperti diketahui, sejumlah protokol kesehatan diterapkan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Seorang dokter dan perawat tengah membantu proses persalinan seorang ibu yang terinfeksi COVID-19 di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru.

Setelah sang ibu melahirkan, bayi-bayi yang baru lahir tersebut akan menjalani pemeriksaan dan ditempatkan di sebuah tempat tidur bayi yang dilapisi dengan plastik.

Seorang ahli neonatologi tengah memeriksa kondisi bayi yang baru lahir di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru. Seperti diketahui, rumah sakit bersalin itu mendedikasikan setengah fasilitas kesehatan di sana untuk membantu proses persalinan ibu-ibu yang terinfeksi COVID-19.

Sejumlah penanganan khusus dilakukan bagi para ibu yang hendak melahirkan di rumah sakit bersalin tersebut. Pasalnya, tak sedikit ibu yang terinfeksi COVID-19 melakukan persalinan di rumah sakit tersebut.

Dokter dan perawat yang membantu proses persalinan tersebut juga mengenakan alat pelindung diri sebagai salah satu tindakan preventif penyebaran virus Corona. Selain itu, tempat tidur yang digunakan oleh para pasien COVID-19 dalam proses persalinan pun dilapisi plastik guna mencegah penyebaran virus Corona.

Sebelum dibuang, limbah medis yang digunakan untuk proses persalinan para pasien COVID-19 pun akan mendapat penanganan khusus guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Seorang ibu meninggalkan rumah sakit bersalin National Perinatal and Maternal Institute usai bersama sang anak usai melakukan proses persalinan di rumah sakit bersalin yang mendedikasikan setengah fasilitas kesehatannya untuk membantu proses persalinan para pasien COVID-19.

Maria Alvarez (24) tengah menjalani proses persalinan dengan penanganan khusus untuk ibu yang terinfeksi COVID-19 di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru.
Dilansir dari AP, rumah sakit persalinan itu mendedikasikan setengah fasilitas rumah sakitnya untuk menangani para ibu yang hendak melahirkan dengan kondisi terinfeksi virus Corona.
Sebelum mendapat penanganan persalinan, para ibu tersebut akan menjalani pemeriksaan untuk mengidentifikasi apakah mereka terinfeksi virus Corona atau tidak. Proses persalinan yang membutuhkan penanganan khusus, maka saat proses bersalin dilakukan pasangan maupun kerabat dilarang untuk menghadiri persalinan itu. Dengan demikian, para ibu yang hendak melahirkan akan melakukan proses persalinan seorang diri hanya bersama dokter dan perawat.
Sejumlah ibu tampak mengantre untuk bersiap melakukan proses persalinan di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru.
Seorang ibu tampak mengenakan masker saat akan melaksanakan proses persalinan. Seperti diketahui, sejumlah protokol kesehatan diterapkan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.
Seorang dokter dan perawat tengah membantu proses persalinan seorang ibu yang terinfeksi COVID-19 di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru.
Setelah sang ibu melahirkan, bayi-bayi yang baru lahir tersebut akan menjalani pemeriksaan dan ditempatkan di sebuah tempat tidur bayi yang dilapisi dengan plastik.
Seorang ahli neonatologi tengah memeriksa kondisi bayi yang baru lahir di National Perinatal and Maternal Institute yang berada di Kota Lima, Peru. Seperti diketahui, rumah sakit bersalin itu mendedikasikan setengah fasilitas kesehatan di sana untuk membantu proses persalinan ibu-ibu yang terinfeksi COVID-19.
Sejumlah penanganan khusus dilakukan bagi para ibu yang hendak melahirkan di rumah sakit bersalin tersebut. Pasalnya, tak sedikit ibu yang terinfeksi COVID-19 melakukan persalinan di rumah sakit tersebut.
Dokter dan perawat yang membantu proses persalinan tersebut juga mengenakan alat pelindung diri sebagai salah satu tindakan preventif penyebaran virus Corona. Selain itu, tempat tidur yang digunakan oleh para pasien COVID-19 dalam proses persalinan pun dilapisi plastik guna mencegah penyebaran virus Corona.
Sebelum dibuang, limbah medis yang digunakan untuk proses persalinan para pasien COVID-19 pun akan mendapat penanganan khusus guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.
Seorang ibu meninggalkan rumah sakit bersalin National Perinatal and Maternal Institute usai bersama sang anak usai melakukan proses persalinan di rumah sakit bersalin yang mendedikasikan setengah fasilitas kesehatannya untuk membantu proses persalinan para pasien COVID-19.