Potret Alat Pembasmi Virus Corona Berteknologi UV Inovasi Pemuda Bandung

Sekelompok anak muda dari Bandung terdorong mengambangkan alat yang bisa membantu mencegah penularan virus Corona COVID-19. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Pendiri Ungkapan Jiwa Indonesia (UJIN), Angelia Lukman, menyebut alat ini berfungsi mengeyahkan kuman penyakit dengan memanfaatkan ultraviolet-C (UVC). (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Disebut UJIN UVC Sterilizer, pengguna tinggal memasukkan barang, seperti jaket, tas, pakaian, atau sepatu ke dalam kotak untuk memulai proses disinfeksi. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Alat ini telah digunakan di sejumlah kafe, perkantoran, butik, hingga rumah sakit rujukan COVID-19. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Demonstrasi dilakukan dengan memasukkan buah pisang yang telah dilapisi selotip setengah bagiannya ke dalam kotak. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Setelah 45 menit, terlihat pisang yang tak terlapisi selotip berwana lebih gelap. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Kapasitas isi UJIN UVC Sterilizer ini pun tersedia dari ukuran kecil hingga besar atau seukuran lemari pakaian. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

"Memang paparan sinar UVC ini berbahaya bila langsung kena mata atau kulit, makanya alat ini hanya bekerja saat boks ditutup. Kita juga pakai kaca akrilirik, karena UVC tidak bisa menembus plastik, kaca, jadi ini aman," kata Angelia. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Pengembangan produk sudah dilakukan sejak bulan April 2020. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

"Kami sudah lakukan ujicoba di LIPI, uji mikrobiologi untuk mengetahui secara persis bakteri yang terbunuh dan berapa lama yang diperlukan. Untuk COVID-19 cukup satu menit mati," katanya. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)

Sekelompok anak muda dari Bandung terdorong mengambangkan alat yang bisa membantu mencegah penularan virus Corona COVID-19. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Pendiri Ungkapan Jiwa Indonesia (UJIN), Angelia Lukman, menyebut alat ini berfungsi mengeyahkan kuman penyakit dengan memanfaatkan ultraviolet-C (UVC). (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Disebut UJIN UVC Sterilizer, pengguna tinggal memasukkan barang, seperti jaket, tas, pakaian, atau sepatu ke dalam kotak untuk memulai proses disinfeksi. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Alat ini telah digunakan di sejumlah kafe, perkantoran, butik, hingga rumah sakit rujukan COVID-19. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Demonstrasi dilakukan dengan memasukkan buah pisang yang telah dilapisi selotip setengah bagiannya ke dalam kotak. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Setelah 45 menit, terlihat pisang yang tak terlapisi selotip berwana lebih gelap. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Kapasitas isi UJIN UVC Sterilizer ini pun tersedia dari ukuran kecil hingga besar atau seukuran lemari pakaian. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Memang paparan sinar UVC ini berbahaya bila langsung kena mata atau kulit, makanya alat ini hanya bekerja saat boks ditutup. Kita juga pakai kaca akrilirik, karena UVC tidak bisa menembus plastik, kaca, jadi ini aman, kata Angelia. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Pengembangan produk sudah dilakukan sejak bulan April 2020. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)
Kami sudah lakukan ujicoba di LIPI, uji mikrobiologi untuk mengetahui secara persis bakteri yang terbunuh dan berapa lama yang diperlukan. Untuk COVID-19 cukup satu menit mati, katanya. (Foto: Yudha Maulana/detikHealth)