Ini Lho Penyebab Lonjakan Kasus COVID-19 di Indonesia

Potret kerumunan para pemudik yang terjebak penyekatan sebelum Idul Fitri lalu. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A.
Ketua Tim Peneliti Whole Genome Sequence (WGS) SARS-CoV-2 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr Gunadi PhD, SpBA, mengatakan faktor utama yang menyebabkan terjadinya lonjakan kasus karena adanya interaksi sosial yang masif saat Idul Fitri lalu. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A.
Pada libur Idul Fitri lalu, sejumlah tempat wisata diserbu warga yang menyebabkan kerumunan. Ari Saputra/detikcom.
Selain kerumunan warga, penyebab lain lonjakan kasus COVID-19 adalah pelanggaran protokol kesehatan saat libur Idul Fitri. Rengga Sencaya/detikcom.
Salah satu kerumunan paling parah yang terjadi di Jakarta adalah di Pasar Tanah Abang dimana warga berburu keperluan sebelum Idul Fitri lalu. Rengga Sencaya/detikcom.
Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan lonjakan kasus yang terjadi saat ini dilatarbelakangi pergerakan masyarakat yang terus meningkat sejak awal Ramadan hingga puncaknya setelah Idul Fitri. Vadhia Lidyana/detikcom.
Diperkirakan jumlah orang yang berpindah dari satu kota ke kota lainnya selama arus mudik ataupun arus balik mencapai 5 hingga 6 juta orang. Rengga Sancaya/detikcom.
Kondisi ini yang menjadi penyebab lonjakan kasus ditambah kendornya protokol kesehatan di masyarakat sehingga laju penularan virus di masyarakat penyebab semakin meningkat. Syahdan Alamsyah/detikcom.
Potret kerumunan para pemudik yang terjebak penyekatan sebelum Idul Fitri lalu. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A.
Ketua Tim Peneliti Whole Genome Sequence (WGS) SARS-CoV-2 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr Gunadi PhD, SpBA, mengatakan faktor utama yang menyebabkan terjadinya lonjakan kasus karena adanya interaksi sosial yang masif saat Idul Fitri lalu. ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A.
Pada libur Idul Fitri lalu, sejumlah tempat wisata diserbu warga yang menyebabkan kerumunan. Ari Saputra/detikcom.
Selain kerumunan warga, penyebab lain lonjakan kasus COVID-19 adalah pelanggaran protokol kesehatan saat libur Idul Fitri. Rengga Sencaya/detikcom.
Salah satu kerumunan paling parah yang terjadi di Jakarta adalah di Pasar Tanah Abang dimana warga berburu keperluan sebelum Idul Fitri lalu. Rengga Sencaya/detikcom.
Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan lonjakan kasus yang terjadi saat ini dilatarbelakangi pergerakan masyarakat yang terus meningkat sejak awal Ramadan hingga puncaknya setelah Idul Fitri. Vadhia Lidyana/detikcom.
Diperkirakan jumlah orang yang berpindah dari satu kota ke kota lainnya selama arus mudik ataupun arus balik mencapai 5 hingga 6 juta orang. Rengga Sancaya/detikcom.
Kondisi ini yang menjadi penyebab lonjakan kasus ditambah kendornya protokol kesehatan di masyarakat sehingga laju penularan virus di masyarakat penyebab semakin meningkat. Syahdan Alamsyah/detikcom.