Potret Kesibukan RSUD Koja di Tengah Lonjakan Corona di Jakarta

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapasitas kamar rawat pasien COVID-19 telah mencapai 90 persen. Kesibukan pun terjadi saat dipintu masuk IGD RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis (24/6).

Seperti diketahui, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Jakarta sangat tinggi dan kembali mencatatkan rekor yang tertinggi mencapai 5.000 kasus per hari.

Padahal, total jumlah kapasitas kamar rawat yang tersedia di RSUD Koja adalah untuk 453 pasien.

Sehingga hal tersebut berdampak pada penuhnya rumah sakit ujukan COVID-19 RSUD Koja.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, RSUD Koja mulai membangun IGD bangunan semi permanen guna antisipasi lonjakan pasien COVID-19. Saat ini progres pembangunannya masih dalam tahap rangka saja.

Perlu diketahui Kasus COVID-19 harian di Jakarta pada Rabu (23/6) kemarin kembali naik. Pemerintah DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 hari ini sebanyak 4.693. Angka ini lebih tinggi dari yang ditemukan Rabu (23/6) kemarin yaitu, 3.221 kasus.  

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan jumlah kasus pada Rabu kemarin diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 27.836 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.485 orang dites PCR kemarin untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.693 positif dan 14.792 negatif.

Pemerintah DKI juga melakukan tes antigen terhadap 4.136 orang yang sasilnya 725 positif dan 3.411 negatif. Namun tes antigen ini belum masuk data harian karena harus ditindaklanjuti dengan melakukan tes PCR.

Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 486.957. Dwi menuturkan kasus aktif hari ini bertambah 3.514. Dengan begitu, total pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebanyak 35.705 orang.  

Pasien yang dinyatakan telah sembuh mencapai 443.195 orang dan meninggal 8.057 orang. Pemerintah DKI mencatat persentase kesembuhan 91 persen dan kematian 1,7 persen. Sementara pasien positif atau positivity rate COVID-19 Jakarta dalam sepekan terakhir tembus 27,7 persen.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapasitas kamar rawat pasien COVID-19 telah mencapai 90 persen. Kesibukan pun terjadi saat dipintu masuk IGD RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis (24/6).
Seperti diketahui, saat ini jumlah kasus COVID-19 di Jakarta sangat tinggi dan kembali mencatatkan rekor yang tertinggi mencapai 5.000 kasus per hari.
Padahal, total jumlah kapasitas kamar rawat yang tersedia di RSUD Koja adalah untuk 453 pasien.
Sehingga hal tersebut berdampak pada penuhnya rumah sakit ujukan COVID-19 RSUD Koja.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, RSUD Koja mulai membangun IGD bangunan semi permanen guna antisipasi lonjakan pasien COVID-19. Saat ini progres pembangunannya masih dalam tahap rangka saja.
Perlu diketahui Kasus COVID-19 harian di Jakarta pada Rabu (23/6) kemarin kembali naik. Pemerintah DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 hari ini sebanyak 4.693. Angka ini lebih tinggi dari yang ditemukan Rabu (23/6) kemarin yaitu, 3.221 kasus.  
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan jumlah kasus pada Rabu kemarin diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 27.836 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.485 orang dites PCR kemarin untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.693 positif dan 14.792 negatif.
Pemerintah DKI juga melakukan tes antigen terhadap 4.136 orang yang sasilnya 725 positif dan 3.411 negatif. Namun tes antigen ini belum masuk data harian karena harus ditindaklanjuti dengan melakukan tes PCR.
Kasus Covid-19 Jakarta secara total kini mencapai 486.957. Dwi menuturkan kasus aktif hari ini bertambah 3.514. Dengan begitu, total pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebanyak 35.705 orang.  
Pasien yang dinyatakan telah sembuh mencapai 443.195 orang dan meninggal 8.057 orang. Pemerintah DKI mencatat persentase kesembuhan 91 persen dan kematian 1,7 persen. Sementara pasien positif atau positivity rate COVID-19 Jakarta dalam sepekan terakhir tembus 27,7 persen.