Korban Isoman COVID-19 Terus Berjatuhan

Banyaknya panggilan akhir-akhir ini justru dari warga isoman yang meninggal. Hal itu juga yang membuat para petugas harus saling berbagi jadwal untuk menjemput para jenazah di rumah masing-masing karena sedang menjalani Isolasi Mandiri. Ini salah satunya.
 
Setiap harinya para petugas berjaga 24 jam untuk melayani panggilan darurat dari warga. Mereka semua dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) saat bertugas menjemput jenazah COVID-19 yang ada disekitar Kota Bekasi, Jawa Barat.
Warga sekitar yang ingin menyolatkan diperbolehkan oleh petugas hanya saja diberi jarak aman dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.
Petugas penjemput juga tetap menggunakan APD lengkap saat berada di dalam mobil, sebab jenazah tersebut belum dilakukan proses pemulasaran hingga siap dimakamkan. 
 
Biasanya sebelum menjemput petugas memastikan jenazah merupakan pasien COVID-19 dengan menunjukkan hasil swab maupun surat keterangan dari puskesmas setempat. Sehingga usai dijemput di rumah jenazah dibawa ke rumah singgah yang berada tak jauh dari TPU Pedurenan, Kota Bekasi.
Di rumah singgah itulah jenazah akan dimandikan hingga dimasukkan ke dalam peti jenazah dan siap untuk dikebumikan atau dimakamkan. TPU Pedurenan Bekasi menjadi salah satu lokasi pemakaman untuk korban COVID.
Mereka ini semua kerja tak kenal henti, hingga larut malam bahkan dini hari saat angka kematian jenazah COVID sedang tinggi-tingginya.
Proses pemulasaran yang cukup lama dapat dimanfaatkan oleh para petugas ambulan untuk sekadar beristirahat.
Setelah itu tak jarang para petugas ambulan juga ikut membantu proses penguburan jenazah dengan tetap menggunakan APD.
Angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia terus meningkat, rekor demi rekor terus dipecahkan. Sebelumnya angka kematian hanya berkisar ratusan namun belakangan terus meningkat di angka ribuan kasus.
Analisis data LaporCovid-19 mencatatkan sebanyak 2.313 pasien COVID-19 di Tanah Air meninggal saat melakukan isolasi mandiri. Dari jumlah tersebut, 1.214 orang berasal dari DKI Jakarta, di mana 403 diantara mereka berdomisili di wilayah Jakarta Timur. Data itu diperoleh dari para kontributor LaporCovid-19 di lapangan secara personal, berbagai lembaga terkait, laporan langsung masyarakat, dari media sosial, selama kurun waktu Juni hingga 21 Juli.
Beberapa provinsi juga dilaporkan memiliki kasus kematian warga saat isolasi mandiri yang cukup tinggi. Provinsi tersebut antara lain, Jawa Barat (245 kasus), Jawa Tengah (141 kasus), DI Yogyakarta (134 kasus), Jawa Timur (72 kasus) dan Banten (58 kasus). Sejauh ini, LaporCovid-19 juga sudah mendeteksi kematian pasien COVID-19 di luar rumah sakit di sedikitnya 16 provinsi dan 78 kabupaten/kota.
Selain menyediakan tempat isolasi terpusat, edukasi juga dinilai sangat penting bagi pasien Isoman. Semua pihak harus terlibat dan bekerja sama guna memerangi pandemi. Jangan sampai para petugas ini kewalahan. Tim ambulan ini tercatat sudah melayani ratusan jenazah, dalam seharinya petugas dapat melayani hingga puluhan jenazah COVID-19. Para petugas ambulan jenazah COVID-19 di Kota Bekasi ini bisa dihubungi lewat 0812-8395-7877.
Banyaknya panggilan akhir-akhir ini justru dari warga isoman yang meninggal. Hal itu juga yang membuat para petugas harus saling berbagi jadwal untuk menjemput para jenazah di rumah masing-masing karena sedang menjalani Isolasi Mandiri. Ini salah satunya. 
Setiap harinya para petugas berjaga 24 jam untuk melayani panggilan darurat dari warga. Mereka semua dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) saat bertugas menjemput jenazah COVID-19 yang ada disekitar Kota Bekasi, Jawa Barat.
Warga sekitar yang ingin menyolatkan diperbolehkan oleh petugas hanya saja diberi jarak aman dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.
Petugas penjemput juga tetap menggunakan APD lengkap saat berada di dalam mobil, sebab jenazah tersebut belum dilakukan proses pemulasaran hingga siap dimakamkan.  
Biasanya sebelum menjemput petugas memastikan jenazah merupakan pasien COVID-19 dengan menunjukkan hasil swab maupun surat keterangan dari puskesmas setempat. Sehingga usai dijemput di rumah jenazah dibawa ke rumah singgah yang berada tak jauh dari TPU Pedurenan, Kota Bekasi.
Di rumah singgah itulah jenazah akan dimandikan hingga dimasukkan ke dalam peti jenazah dan siap untuk dikebumikan atau dimakamkan. TPU Pedurenan Bekasi menjadi salah satu lokasi pemakaman untuk korban COVID.
Mereka ini semua kerja tak kenal henti, hingga larut malam bahkan dini hari saat angka kematian jenazah COVID sedang tinggi-tingginya.
Proses pemulasaran yang cukup lama dapat dimanfaatkan oleh para petugas ambulan untuk sekadar beristirahat.
Setelah itu tak jarang para petugas ambulan juga ikut membantu proses penguburan jenazah dengan tetap menggunakan APD.
Angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia terus meningkat, rekor demi rekor terus dipecahkan. Sebelumnya angka kematian hanya berkisar ratusan namun belakangan terus meningkat di angka ribuan kasus.
Analisis data LaporCovid-19 mencatatkan sebanyak 2.313 pasien COVID-19 di Tanah Air meninggal saat melakukan isolasi mandiri. Dari jumlah tersebut, 1.214 orang berasal dari DKI Jakarta, di mana 403 diantara mereka berdomisili di wilayah Jakarta Timur. Data itu diperoleh dari para kontributor LaporCovid-19 di lapangan secara personal, berbagai lembaga terkait, laporan langsung masyarakat, dari media sosial, selama kurun waktu Juni hingga 21 Juli.
Beberapa provinsi juga dilaporkan memiliki kasus kematian warga saat isolasi mandiri yang cukup tinggi. Provinsi tersebut antara lain, Jawa Barat (245 kasus), Jawa Tengah (141 kasus), DI Yogyakarta (134 kasus), Jawa Timur (72 kasus) dan Banten (58 kasus). Sejauh ini, LaporCovid-19 juga sudah mendeteksi kematian pasien COVID-19 di luar rumah sakit di sedikitnya 16 provinsi dan 78 kabupaten/kota.
Selain menyediakan tempat isolasi terpusat, edukasi juga dinilai sangat penting bagi pasien Isoman. Semua pihak harus terlibat dan bekerja sama guna memerangi pandemi. Jangan sampai para petugas ini kewalahan. Tim ambulan ini tercatat sudah melayani ratusan jenazah, dalam seharinya petugas dapat melayani hingga puluhan jenazah COVID-19. Para petugas ambulan jenazah COVID-19 di Kota Bekasi ini bisa dihubungi lewat 0812-8395-7877.