Melihat Penerapan Protokol Kesehatan Saat Sekolah Tatap Muka Digelar

Ratusan sekolah dasar di Kota Bekasi mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) hari ini, Senin (6/9/2021).  

Salah satu sekolah yang melaksanakan PTM adalah SD Negeri 6 Aren Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tak sedikit orang tua yang mengantarkan anaknya untuk mengikuti kegiatan sekolah tatap muka tersebut.  

Diketahui, sebanyak 611 tingkat sekolah dasar di Kota Bekasi mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi mengatakan, sebanyak 611 SD melaksanakan uji coba tatap muka. Adapun rinciannya, 356 SD Negeri dan sebanyak 255 lainnya merupakan SD Swasta.

Untuk proses pembelajaran tatap muka akan dilakukan sesuai urutan absensi siswa dan bagi siswa yang akan melakukan proses pembelajaran dimulai dari kelas 4,5 dan 6.  

Kapasitas kelas maksimal 50 persen dari jumlah siswa. Di sekolah ini yang masuk untuk kelas IV 8 orang, Kelas V 16 orang dan kelas VI 19 orang.   

Protokol kesehatan pun diterapkan dengan ketat guna mencegah penyebaran virus Corona selama kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar.  

Para siswa dan guru diwajibkan mengenakan masker saat mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tersebut.

Ratusan sekolah dasar di Kota Bekasi mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) hari ini, Senin (6/9/2021).  
Salah satu sekolah yang melaksanakan PTM adalah SD Negeri 6 Aren Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Tak sedikit orang tua yang mengantarkan anaknya untuk mengikuti kegiatan sekolah tatap muka tersebut.  
Diketahui, sebanyak 611 tingkat sekolah dasar di Kota Bekasi mulai melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. 
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Irwandi mengatakan, sebanyak 611 SD melaksanakan uji coba tatap muka. Adapun rinciannya, 356 SD Negeri dan sebanyak 255 lainnya merupakan SD Swasta.
Untuk proses pembelajaran tatap muka akan dilakukan sesuai urutan absensi siswa dan bagi siswa yang akan melakukan proses pembelajaran dimulai dari kelas 4,5 dan 6.  
Kapasitas kelas maksimal 50 persen dari jumlah siswa. Di sekolah ini yang masuk untuk kelas IV 8 orang, Kelas V 16 orang dan kelas VI 19 orang.   
Protokol kesehatan pun diterapkan dengan ketat guna mencegah penyebaran virus Corona selama kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar.  
Para siswa dan guru diwajibkan mengenakan masker saat mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) tersebut.