Hadapi Omicron, Filipina Gencar Vaksinasi hingga Pelosok Negeri

Petugas kesehatan menyeberangi sungai saat mereka mengangkut vaksin COVID-19 ke pedesaan di Aringay, provinsi La Union, Filipina, Rabu (1/12/2021).  

Filipina berambisius memvaksinasi penduduknya di tengah ancaman varian COVID-19, Omicron.  

Dilansir dari Reuters, Filipina mengerahkan pasukan keamanan dan ribuan sukarelawan dalam satu program yang dibuat mendesak oleh ancaman varian Omicron.  

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan varian Omicron menjadi dorongan terbesar negara itu mempercepat vaksinasi.  

Otoritas setempat mengaku khawatir Omicron bisa membuat Filipina diambang gelombang kasus COVID-19 lagi seperti varian Delta lalu.  

Ribuan orang dewasa hingga anak-anak dihimbau untuk mendapatkan suntikan vaksin.  

Omicron, yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) digambarkan sebagai "variant of concern", belum terdeteksi di Filipina. Namun antisipasi harus selalu dilakukan.  

Filipina telah menghadapi salah satu wabah COVID-19 terburuk di Asia dan peluncuran vaksinnya lebih lambat daripada banyak negara tetangga.  

Petugas kesehatan menyeberangi sungai saat mereka mengangkut vaksin COVID-19 ke pedesaan di Aringay, provinsi La Union, Filipina, Rabu (1/12/2021).  
Filipina berambisius memvaksinasi penduduknya di tengah ancaman varian COVID-19, Omicron.  
Dilansir dari Reuters, Filipina mengerahkan pasukan keamanan dan ribuan sukarelawan dalam satu program yang dibuat mendesak oleh ancaman varian Omicron.  
Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan varian Omicron menjadi dorongan terbesar negara itu mempercepat vaksinasi.  
Otoritas setempat mengaku khawatir Omicron bisa membuat Filipina diambang gelombang kasus COVID-19 lagi seperti varian Delta lalu.  
Ribuan orang dewasa hingga anak-anak dihimbau untuk mendapatkan suntikan vaksin.  
Omicron, yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) digambarkan sebagai variant of concern, belum terdeteksi di Filipina. Namun antisipasi harus selalu dilakukan.  
Filipina telah menghadapi salah satu wabah COVID-19 terburuk di Asia dan peluncuran vaksinnya lebih lambat daripada banyak negara tetangga.