Pfizer Kirim Jutaan Obat Anti-Virus COVID-19 ke Korsel

Petugas memindahkan palet pengiriman pil antivirus COVID-19 Pfizer, Paxlovid, saat tiba di terminal kargo Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, Jumat (13/1/2022).  

Pil ini akan diberikan setidaknya untuk 21.000 pasien yang kekebalan tubuhnya terganggu dan mereka yang berusia di atas 65 tahun.  

Pil dengan nama Paxlovid ini diklaim bisa mengurangi kasus rawat inap dan kematian pada orang yang berisiko tinggi mengalami kondisi parah yang disebabkan oleh usia dan riwayat penyakit. Temuan ini didapat dari hasil analisis terakhir yang dilakukan Pfizer.  

Sebelumnya, pada November, Pfizer juga melakukan analisis yang menyebutkan bahwa obat buatan mereka hampir 90 persen mampu memangkas kasus rawat inap dan kematian jika diminum dalam tiga atau lima hari sejak timbulnya gejala. Studi laboratorium awal menunjukkan bahwa obat yang mudah diminum akan mampu bertahan melawan varian Omicron.  

Namun, seperti obat lainnya, Paxlovid juga memiliki beberapa kondisi yang dapat menimbulkan risiko pada sebagian orang. Dilansir dari NBC, Paxlovid dapat berisiko bila pemakaiannya digabungkan dengan obat lain.  

Petugas memindahkan palet pengiriman pil antivirus COVID-19 Pfizer, Paxlovid, saat tiba di terminal kargo Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, Jumat (13/1/2022).  
Pil ini akan diberikan setidaknya untuk 21.000 pasien yang kekebalan tubuhnya terganggu dan mereka yang berusia di atas 65 tahun.  
Pil dengan nama Paxlovid ini diklaim bisa mengurangi kasus rawat inap dan kematian pada orang yang berisiko tinggi mengalami kondisi parah yang disebabkan oleh usia dan riwayat penyakit. Temuan ini didapat dari hasil analisis terakhir yang dilakukan Pfizer.  
Sebelumnya, pada November, Pfizer juga melakukan analisis yang menyebutkan bahwa obat buatan mereka hampir 90 persen mampu memangkas kasus rawat inap dan kematian jika diminum dalam tiga atau lima hari sejak timbulnya gejala. Studi laboratorium awal menunjukkan bahwa obat yang mudah diminum akan mampu bertahan melawan varian Omicron.  
Namun, seperti obat lainnya, Paxlovid juga memiliki beberapa kondisi yang dapat menimbulkan risiko pada sebagian orang. Dilansir dari NBC, Paxlovid dapat berisiko bila pemakaiannya digabungkan dengan obat lain.