Rekor Dunia! Wanita Lari Nonstop 106 Hari Berturut-turut, Lutut Sempat 'Retak'

Wanita Inggris, Kate Jayden, mencetak rekor dunia lari maraton terpanjang yakni selama 106 hari berturut-turut. Dimulai dari 31 Desember 2021 hingga 15 April 2022. (Instagram Kate Jayden)
Rencana awal wanita 35 tahun tersebut adalah berlari maraton dalam 100 hari. Sekitar 2,620 mil atau lebih dari 4 ribu km dimulai dari Aleppo, Suriah, dan Inggris, rute yang sering dilalui para pelari untuk menjaga keselamatan olahraga.
"Waktu tercepat saya untuk lari maraton adalah set terbaik pribadi saya di hari ke-21 dari 106, dalam 3 jam 34 menit," jelas Kate, dikutip dari laman Guinness Record World. (Foto: Instagram Kate Jayden)
Kate masih sempat meluangkan waktunya untuk bekerja di tengah rekor lari maraton 106 hari berturut-turut. Menurut Kate, kuncinya adalah konsisten. (Foto: Instagram Kate Jayden)
"Mengetahui saya harus lanjut bekerja selama 6 jam, bahkan 8-9 jam per hari untuk kerja, kadang-kadang sangat melelahkan, tetapi disiplin dan komitmen menjadi alasan saya untuk membangkitkan semangat," katanya kepada GNR.
Di hari ke-46, lututnya sempat sedikit sakit, tetapi ia tidak menyadari ada sesuatu yang bermasalah hingga akhirnya dilakukan scan MRI, Mei lalu. Ia disebut cedera karena lutut 'retak' dan harus menjalani operasi. (Foto: Guinness World Record)
Wanita Inggris, Kate Jayden, mencetak rekor dunia lari maraton terpanjang yakni selama 106 hari berturut-turut. Dimulai dari 31 Desember 2021 hingga 15 April 2022. (Instagram Kate Jayden)
Rencana awal wanita 35 tahun tersebut adalah berlari maraton dalam 100 hari. Sekitar 2,620 mil atau lebih dari 4 ribu km dimulai dari Aleppo, Suriah, dan Inggris, rute yang sering dilalui para pelari untuk menjaga keselamatan olahraga.
Waktu tercepat saya untuk lari maraton adalah set terbaik pribadi saya di hari ke-21 dari 106, dalam 3 jam 34 menit, jelas Kate, dikutip dari laman Guinness Record World. (Foto: Instagram Kate Jayden)
Kate masih sempat meluangkan waktunya untuk bekerja di tengah rekor lari maraton 106 hari berturut-turut. Menurut Kate, kuncinya adalah konsisten. (Foto: Instagram Kate Jayden)
Mengetahui saya harus lanjut bekerja selama 6 jam, bahkan 8-9 jam per hari untuk kerja, kadang-kadang sangat melelahkan, tetapi disiplin dan komitmen menjadi alasan saya untuk membangkitkan semangat, katanya kepada GNR.
Di hari ke-46, lututnya sempat sedikit sakit, tetapi ia tidak menyadari ada sesuatu yang bermasalah hingga akhirnya dilakukan scan MRI, Mei lalu. Ia disebut cedera karena lutut retak dan harus menjalani operasi. (Foto: Guinness World Record)