Botol Obat Kuno di Turki Ungkap Praktik Medis Roma

Foto Health

Botol Obat Kuno di Turki Ungkap Praktik Medis Roma

Tripa Ramadhan - detikHealth
Senin, 16 Mar 2026 09:00 WIB

Turki - Arkeolog menemukan bukti kimia penggunaan kotoran manusia sebagai obat pada era Romawi kuno. Temuan ini berasal dari botol kuno yang dianalisis di Turki.

A human excrement remain, found in an ancient unguentarium which is believed to have been used as medicine in Ancient Rome, is seen at the laboratory of Ilker Demirbolat, pharmacology professor at Istanbul Kent University, in Istanbul, Turkey, March 11, 2026. REUTERS/Umit Bektas

Arkeolog meneliti botol obat kuno atau unguentarium yang ditemukan di wilayah Pergamon dan dianalisis di Museum Bergama. Foto: REUTERS/Umit Bektas

A human excrement remain, found in an ancient unguentarium which is believed to have been used as medicine in Ancient Rome, is seen at the laboratory of Ilker Demirbolat, pharmacology professor at Istanbul Kent University, in Istanbul, Turkey, March 11, 2026. REUTERS/Umit Bektas

Penelitian yang dipimpin arkeolog Cenker Atila mengungkap residu kimia yang menunjukkan penggunaan bahan tidak biasa dalam pengobatan Romawi kuno. Foto: REUTERS/Umit Bektas

A human excrement remain, found in an ancient unguentarium which is believed to have been used as medicine in Ancient Rome, is seen at the laboratory of Ilker Demirbolat, pharmacology professor at Istanbul Kent University, in Istanbul, Turkey, March 11, 2026. REUTERS/Umit Bektas

Analisis laboratorium oleh farmakolog İlker Demirbolat menemukan campuran kotoran manusia dan minyak timi di dalam botol kuno. Foto: REUTERS/Umit Bektas

A human excrement remain, found in an ancient unguentarium which is believed to have been used as medicine in Ancient Rome, is seen at the laboratory of Ilker Demirbolat, pharmacology professor at Istanbul Kent University, in Istanbul, Turkey, March 11, 2026. REUTERS/Umit Bektas

Temuan tersebut memberikan bukti kimia pertama yang mendukung catatan medis dari era Kekaisaran Romawi tentang penggunaan bahan tersebut untuk mengatasi infeksi. Foto: REUTERS/Umit Bektas

A human excrement remain, found in an ancient unguentarium which is believed to have been used as medicine in Ancient Rome, is seen at the laboratory of Ilker Demirbolat, pharmacology professor at Istanbul Kent University, in Istanbul, Turkey, March 11, 2026. REUTERS/Umit Bektas

Kota kuno Pergamon pernah menjadi pusat pengobatan penting dengan keberadaan kompleks kesehatan Asclepieion of Pergamon. Foto: REUTERS/Umit Bektas

Botol Obat Kuno di Turki Ungkap Praktik Medis Roma
Botol Obat Kuno di Turki Ungkap Praktik Medis Roma
Botol Obat Kuno di Turki Ungkap Praktik Medis Roma
Botol Obat Kuno di Turki Ungkap Praktik Medis Roma
Botol Obat Kuno di Turki Ungkap Praktik Medis Roma
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads