Edukasi Gizi dan Layanan Kesehatan Didorong Tekan Stunting

Foto Health

Edukasi Gizi dan Layanan Kesehatan Didorong Tekan Stunting

Agung Pambudhy - detikHealth
Selasa, 21 Apr 2026 10:43 WIB

Jakarta - Prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara masih 26,1 persen. Pemda menargetkan penurunan lima persen hingga 2026 lewat intervensi medis dan edukasi gizi

Tenaga medis memberi imunisasi kepada bayi di Posyandu Mawar Putih, Kelurahan Rahandouna, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (20/4/2026). Pemprov Sulawesi Tenggara mencatat tingkat prevalensi stunting di wilayah itu berada dikisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026 melalui pendekatan penanganan medis yang dipicu faktor kesehatan serta edukasi pola makan bergizi seimbang. ANTARA FOTO/Andry Denisah/kye

Tenaga medis memberi imunisasi kepada bayi di Posyandu Mawar Putih, Kelurahan Rahandouna, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Tenaga medis memberi imunisasi kepada bayi di Posyandu Mawar Putih, Kelurahan Rahandouna, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (20/4/2026). Pemprov Sulawesi Tenggara mencatat tingkat prevalensi stunting di wilayah itu berada dikisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026 melalui pendekatan penanganan medis yang dipicu faktor kesehatan serta edukasi pola makan bergizi seimbang. ANTARA FOTO/Andry Denisah/kye

Pemprov Sulawesi Tenggara mencatat tingkat prevalensi stunting di wilayah itu berada dikisaran 26,1 persen dan ditargetkan turun sebesar lima persen pada 2026 melalui pendekatan penanganan medis yang dipicu faktor kesehatan serta edukasi pola makan bergizi seimbang. Foto: ANTARA FOTO/Andry Denisah

Edukasi Gizi dan Layanan Kesehatan Didorong Tekan Stunting
Edukasi Gizi dan Layanan Kesehatan Didorong Tekan Stunting
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads