Malaysia - Produsen kondom terbesar dunia Karex berencana menaikkan harga 20-30 persen. Langkah ini dipicu gangguan rantai pasok akibat krisis Iran.
Foto Health
Harga Kondom Naik Gegara Gangguan Rantai Pasok Iran
Produksi kondom berlangsung di fasilitas Karex dengan rencana kenaikan harga akibat tekanan rantai pasok, di Pontian, Malaysia, Kamis (23/4/2026). REUTERS/Hasnoor Hussain
Karex menyatakan harga kondom akan naik sekitar 20 hingga 30 persen. Kenaikan ini bahkan berpotensi lebih tinggi jika gangguan pasokan terus berlanjut. REUTERS/Hasnoor Hussain
Gangguan rantai pasok disebut berkaitan dengan krisis di Iran. Situasi tersebut mempengaruhi ketersediaan bahan dan distribusi produksi. REUTERS/Hasnoor Hussain
Dalam proses produksi, cetakan kondom dicelupkan ke dalam cairan lateks untuk membentuk produk. Tahapan ini menjadi bagian awal dari pembuatan kondom di pabrik. REUTERS/Hasnoor Hussain
Setelah itu, produk yang dihasilkan melewati tahap pengujian kualitas. Pekerja melakukan uji air untuk memastikan tidak ada kebocoran pada kondom. REUTERS/Hasnoor Hussain
Selain pengujian, pemeriksaan visual juga dilakukan untuk mendeteksi cacat pada produk. Proses ini bertujuan menjaga standar kualitas sebelum distribusi. REUTERS/Hasnoor Hussain
Pekerja kemudian menyiapkan kondom untuk pengujian lanjutan sebelum dikemas. Setiap tahap dilakukan secara teliti untuk memastikan keamanan produk. REUTERS/Hasnoor Hussain
Produk yang telah lolos pengujian ditempatkan di atas ban berjalan untuk proses pengemasan. Barisan pekerja terlihat menyusun dan mengemas kondom secara sistematis. REUTERS/Hasnoor Hussain
Seluruh rangkaian produksi hingga pengemasan dilakukan di fasilitas tersebut. Aktivitas ini mencerminkan skala besar produksi Karex sebagai produsen kondom terbesar di dunia. REUTERS/Hasnoor Hussain











































