Jakarta - Cek kesehatan gratis (CKG) dilaksanakan di Kota Bogor. Sebanyak 4.000 lebih siswa mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.
Potret CKG di Bogor, 70 persen Anak Kurang Aktivitas Fisik! 4 Ribu Siswa Obesitas
CKG di Kota Bogor hingga 23 Agustus 2026, telah memeriksa 45.819 anak sekolah dari 740 sekolah pada 2026. Karies gigi menjadi masalah kesehatan terbanyak, ditemukan pada 62,2 persen atau 17.302 anak. (Nafilah Sri Sagita/detikHealth)
Sebanyak 11.300 anak atau 23,8 persen tercatat mengalami peningkatan tekanan darah. Pemeriksaan juga menemukan 435 kasus anemia dan 4.138 kasus gizi lebih atau obesitas pada anak sekolah. (Nafilah Sri Sagita/detikHealth)
Dinkes Kota Bogor menyoroti rendahnya aktivitas fisik anak. Kondisi kebugaran fisik rata-rata relatif rendah, terlihat dari pemeriksaan CKG yang jelas berdampak pada bobot tubuh mereka. Tercatat sebanyak 4.138 kasus obesitas. (Nafilah Sri Sagita/detikHealth)
Secara nasional, angka obesitas atau berat badan berlebih juga relatif tinggi pada anak yakni sekitar 1 juta kasus dengan prevalensi 7 persen secara nasional. Hal ini dinamai double burden disease. Saat anak di Indonesia tidak hanya mengalami kekurangan gizi, tetapi gizi berlebih. (Nafilah Sri Sagita/detikHealth)
“Anak-anak kita yang sekolah itu justru gizi lebih. Obesitas justru menjadi masalah bagi anak sekolah,” beber Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. (Nafilah Sri Sagita/detikHealth)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































