Minggu, 29 Agu 2021 08:52 WIB

Si Covid-19 yang Merombak Relasi Sosial Manusia

20Detik - detikHealth
Jakarta -

Pandemi Covid-19 yang menyerang seluruh dunia membuat banyak sekali perubahan dalam pola kehidupan bermasyarakat. Untuk saling menguatkan, perlu adanya rasa solidaritas tinggi agar sama-sama mampu berjuang menjalaninya.

Ketua Ikatan Psikolog Sosial, Mirra Noor Milla, menyebut pandemi Covid-19 dengan segala kebijakan pembatasan mengubah pola relasi sosial masyarakat. Rasa solidaritas pun dikatakan bisa membantu manusia merasa lebih terhubung.

"Meskipun sekarang hasil dari kebijakan PPKM yang dalam jangka waktu lama itu cukup efektif menurunkan kasus, yang ini juga dipertanyakan angka dari tesnya juga menurun jadi angka kasusnya juga masih turun naik tapi setidaknya kita sudah jarang mendengar mobil ambulance dan di rumah sakit juga sudah mulai longgar. Namun, ini juga punya dampak, dampaknya tidak hanya hari ini secara kesehatan, saya bukan ahli kesehatan tapi kita tahu bahwa dampak dari kesehatan jangka panjang itu juga masih berefek kemudian juga berdampak pada realisasi kita. Kondisi pandemi ini memaksa kita untuk merubah pola relasi sosial dan kehidupan kita di masa depan secara umum," ujar Mirra.

Lalu, bagaimana agar setiap manusia dapat terkoneksi dengan baik saat ini?

"Perasaan kesepian karena keterbatasan dukungan sosial selama pandemi ini juga dihipotesiskan dapat dihindari melalui solidaritas kelompok karena memberikan perasaan terhubung," jawabnya.

(spt/spt)