Senin, 22 Feb 2010 18:10 WIB

Benarkah Energi Asing Sebabkan Kesurupan?

- detikHealth
Jakarta - Istilah 'jangan bengong nanti kesambet setan' mungkin memang ada benarnya juga. Meski kesurupan tergolong sebagai sebuah kondisi medis, tapi faktor mental yang terganggu bisa mengundang energi asing masuk dalam tubuh dan menyebabkan gejala kesurupan.

"Kesurupan itu artinya aura tubuh sedang dipengaruhi energi asing, khususnya energi infra merah yang tidak dapat dilihat kasat mata oleh manusia," kata Dr Erwin Kusuma, SpKJ, psikiater dari RSPAD Gatot Subroto Jakarta saat dihubungi detikhealth, Senin (22/2/2010).

Menurut Dr Erwin, sesuatu yang punya energi itu artinya masih berjiwa. "Roh sudah tidak berenergi karena sudah tidak memiliki jiwa, tapi makhluk halus belum tentu. Banyak makhluk halus yang masih mengeluarkan materi dan energi inframerah," jelasnya.

Sedikit berbeda dengan pakar lainnya, Dr Erwin percaya bahwa penyebab kesurupan berasal dari mental yang dimasuki energi asing dan tidak ada hubungannya dengan masalah-masalah fisik seperti kurang gizi dan lainnya.

Energi asing menurut Dr Erwin bisa berasal dari lingkungan sekitar dan bisa dicek menggunakan foto aura. "Jadi kesurupan bukan berarti ada gangguan di otaknya tapi lebih pada gangguan di mentalnya. Ibarat komputer, otak itu hanya printer-nya saja tapi yang mempengaruhinya adalah jiwa," ujarnya.

Menurut dokter yang membuka praktik di kawasan Cempaka Putih Jakarta ini, kesurupan bukan hanya sebuah peristiwa fisik tapi lebih pada penurunan daya tahan mental. "Stres dan gangguan lainnya mungkin bisa mempengaruhi tapi itu bukan faktor utamanya. Penyebab utamanya itu karena mentalnya memang sedang tidak kuat," jelasnya.

Kesurupan biasanya berbeda dengan histeria. Jika histeria hanya mengeluarkan teriakan-teriakan dan tidak mengubah jenis suara, tapi kesurupan bisa mengubah pita suara. "Bisa jadi suaranya berubah menjadi suara laki-laki padahal ia seorang perempuan atau juga sebaliknya," kata Dr Erwin.

Banyak orang yang mendatangi ahli spiritual atau orang pintar untuk menyembuhkan orang kesurupan. Memang tidak ada salahnya karena setiap orang sebenarnya punya kemampuan mempengaruhi kejiwaan seseorang yang bermasalah.

Namun sebenarnya hanya dokter yang berkompetensi saja yang benar-benar bisa mengatasi gejala kejiwaan dengan sempurna. Hipnoterapi adalah salah satu bentuk terapi yang biasa digunakan para psikiater untuk untuk meningkatkan ketahanan mental dan mengatasi gangguan kesurupan.

"Yang harus dilakukan adalah memperkuat benteng aura kejiwaan agar mentalnya kuat dan tidak bisa dimasuki energi asing yang negatif," ujar Dr Erwin

Dr Erwin menambahkan, orang dengan gangguan mental biasanya akan terlihat dari IQ-nya yang rendah, cara berbicara serta penampilannya yang beda. Selain itu, tenggorokannya juga sering merasa kering dan selalu ingin minum terus, tangannya basah dan kakinya terus goyang-goyang.

Selain dengan terapi kejiwaan atau hipnoterapi, psikiater juga biasanya melakukan pengobatan dengan jalan farmakoterapi (obat).

Seperti dikutip dari Psychnet, Senin (22/2/2010), obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah kejiwaan adalah obat jenis antipsychotics, antara lain:
  1. Chlorpromazine (Thorazine)
  2. Thioridazine (Mellaril)
  3. Trifluoperazine (Stelazine)
  4. Thiothixene (Navane)
  5. Fluphenazine (Prolixin)
  6. Haloperidol (Haldol)
(fah/ir)