Kamis, 16 Agu 2012 15:26 WIB

Berkebun dan Bersepeda Lindungi Jantung Orang-orang Paruh Baya

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock) Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Karena kondisi fisik dan fungsi organ internalnya mulai menurun, orang-orang yang memasuki usia paruh baya pun cenderung mengalami sejumlah gangguan kesehatan, salah satunya adalah penyakit jantung.

Namun sebuah studi baru mengklaim telah menemukan cara untuk membantu menjaga kesehatan jantung kelompok usia ini.

Secara khusus, peneliti menyimpulkan bahwa melakukan latihan fisik ringan selama 2,5 jam setiap minggunya dapat membantu orang-orang yang mendekati usia 50-an ini agar terhindar dari penyakit jantung dengan cara mengendalikan risiko peradangan pada organ terpentingnya itu.

Studi yang berlangsung selama 11 tahun dan melibatkan 4.200 partisipan dengan usia rata-rata 49 tahun tersebut mengemukakan bahwa semakin aktif seorang partisipan maka penanda peradangannya akan semakin rendah.

"Penanda peradangan itu merupakan komponen penting karena hal inilah yang dapat menjelaskan kaitan antara aktivitas fisk dengan rendahnya risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, orang-orang yang paling diuntungkan dari studi ini adalah yang tetap aktif secara fisik," tambah Dr. Hamer seperti dilansir dari telegraph, Kamis (16/8/2012).

Peneliti pun menemukan bahwa orang-orang paruh baya yang melaksanakan aktivitas fisik seperti jalan cepat, berkebun, bersepeda atau melakukan pekerjaan rumah tangga selama satu dekade terbukti memiliki jantung yang jauh lebih sehat.

"Bukan hanya latihan dan olahraga yang keras saja yang penting tapi aktivitas di waktu senggang dengan intensitas sedang semacam ini juga penting bagi kesehatan tubuh, terutama bagi orang-orang yang usianya lebih tua karena hal ini berkontribusi positif terhadap proses penuaannya," terang Dr. Mark Hamer, profesor epidemiologi dan kesehatan masyarakat di University College London (UCL).

Dr. Hamer menemukan banyak partisipannya yang tetap berolahraga meskipun telah memasuki masa pensiun. Hal ini menunjukkan meski mereka sudah tak bekerja lagi, mereka tetap mampu beraktivitas dengan baik.

Dr. Hamer juga berharap temuan ini mendorong perubahan gaya hidup pada orang-orang paruh baya lainnya yang jarang berolahraga di masa muda.

Studi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Circulation.



(ir/ir)
News Feed