Selasa, 09 Okt 2012 18:27 WIB

Yoghurt Bisa Atasi Masalah Jamur di Kemaluan Wanita?

- detikHealth
(Foto: Thinkstock) (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Memiliki masalah di vagina seperti gatal dan jamur tentu bisa membuat tidak nyaman. Beberapa orang malu berobat ke dokter sehingga lari ke pengobatan alternatif seperti yoghurt. Benarkah yoghurt bisa atasi jamur di vagina?

Ada bagian tubuh yang bisa ditumbuhi jamur seperti di mulut, usus bahkan hingga di vagina. Ketika pertumbuhan dari jamur ini berlebih maka timbul masalah di organ intim perempuan tersebut.

Gejala yang muncul berupa ketidaknyamanan yang meliputi gatal, pembengkakan, kemerahan, bau menyengat, terasa perih ketika berhubungan seks serta keluarnya cairan putih dari vagina.

Beberapa orang merasa malu untuk bercerita sehingga memilih beralih ke obat tradisional yang cukup terkenal yaitu yoghurt. Ada yang meletakkan yoghurt ke tampon atau pembalut serta ada juga yang meningkatkan asupan makanan yang mengandung yoghurt atau lactobacillus.

Akademisi Marie Pirotta yang melakukan penelitian selama 5 tahun mengatakan yoghurt bukanlah obat yang efektif. Hal ini didapatkan setelah Pirotta melakukan studi terhadap 280 perempuan.

"Kami menemukan tidak ada perawatan yang efektif baik yoghurt maupun acidophilus, tidak satupun yang membuat perbedaan," ujar Pirotta, seperti dikutip dari abc.net.au, Selasa (9/10/2012).

Pirotta menuturkan hasil ini tidaklah mengejutkan karena beberapa jenis bakteri lactobacilli hidup di dalam vagina yang sehat dan ketika memiliki jamur, bakteri ini masih tetap ada sehingga tidak melakukan perubahan berarti.

Untuk itu jika memiliki masalah jamur di vagina sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, terutama jika gejala terus berlanjut. Sementara itu jika memang ingin mengonsumsi yoghurt tidak masalah, asal pastikan yoghurt tersebut tidak ditambah apapun dan mengandung acidophilus di dalamnya.



(ver/ir)