Kamis, 07 Mar 2013 08:26 WIB

Jangan Berlebihan, Minum Air Kebanyakan Juga Bisa Bahaya

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Kadar air di dalam tubuh harus seimbang, tidak kurang tidak lebih. Jika tubuh kekurangan cairan atau air maka dapat berakibat fatal pada ginjal. Lalu, bagaimana jika minuman air berlebih?

Mengonsumsi air secara berlebihan sangat tidak disarankan. "Sehari cukup 2 sampai 3 liter. Namun jangan memaksakan jumlah yang sama pada orang yang pernah mengalami sakit ginjal karena takarannya sudah berbeda," jelas Dr.dr.Parlindungan Siregar, SpPD-KGH.

Ha itu disampaikan dia dalam peringatan Hari Ginjal Sedunia di di Hotel Grand Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (7/3/2013).

"Juga pada usia 65 tahun ke atas air paling banyak dikonsumsi maksimal 1,5 liter sehari," tambah ahli ginjal hipertensi FKUI RSCM ini.

Penderita gangguan fungsi ginjal tidak memiliki fungsi sempurna seperti sedia kala walau telah diobati. Dalam kondisi seperti itu, kadar asupan air harus dikurangi untuk mengurangi beban kerja ginjal.

dr.Parlindungan menurutkan kelebihan air di dalam tubuh juga dapat mengakibatkan penurunan kadar natrium dalam darah. Kekurangan natrium dapat mengakibatkan kantuk dan cepat lelah. Keadaan ini juga mengakibatkan cairan tubuh akan menjadi encer dan jumlahnya menjadi berlebihan. Akibatnya sel-sel di tubuh akan membengkak, diikuti dengan pembengkakan otak hinga menyebabkan kejang bahkan kematian.

Sangat disarankan untuk Anda mencicil 2 liter air atau setara 8 gelas per hari mulai dari bangun tidur. Anda dapat minum 1 sampai 2 gelas ketika memulai hari dan perbanyak konsumsi air di siang hari. Hindari mengonsumsi banyak air sekaligus.

(vit/vit)