Segera Cek ke Dokter, Gejala Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

ADVERTISEMENT

Segera Cek ke Dokter, Gejala Sepele Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

- detikHealth
Selasa, 25 Mar 2014 07:33 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Ketika ada gejala seperti nyeri dada atau kram perut, biasanya orang akan segera dilarikan ke RS karena tanda-tanda itu bisa jadi indikasi penyakit berbahaya. Eits, tapi jangan salah, ada beberapa gejala sepele yang sering diremehkan tapi juga bisa jadi tanda adanya penyakit berbahaya dan bisa mengancam nyawa lho.

Dikutip dari News Max Health, Selasa (25/3/2014) inilah gejala-gejala yang sering diremehkan dan tidak mendapat perhatian khusus padahal juga bisa mengancam nyawa seseorang:

1. Sesak napas

Menurut mayo Clinic, jika Anda mengalami sesak napas apalagi sedang tidak berolahraga, ini bisa jadi indikasi gangguan pada fungsi paru-paru. Baik asma, pneumonia, dan penyakit obstruktif paru kronis bisa membuat bekuan darah di paru-paru. Oleh karena itu, perlu untuk segera memeriksakannya ke dokter. Sesak napas juga bisa disebabkan karena serangan panik akibat terlalu cemas.

2. Sensasi kilatan cahaya

Seperti melihat kilatan cahaya di salah satu atau kedua mata bisa jadi indikasi imminent retinal detachment, demikian dikatakan allaboutvision.com. Selain itu, gangguan retina lainnya juga bisa berupa penglihatan kabur atau berbayang. Penting untuk segera mengunjungi dokter karena umumnya kerusakan di retina berisiko lebih tinggi menyebabkan kebutaan.

3. Berat badan turun tanpa sebab

Banyak orang senang saat bobotnya bisa turun, tapi jika itu terjadi tanpa sebab, ini bisa jadi indikasi kanker, diabetes, atau gangguan hati. Penurunan berat badan bisa lima persen dalam satu bulan atau sepuluh persen dalam enam bulan.

4. Buang air besar jadi tidak teratur

Menurut American Cancer Society, jika Anda tiba-tiba diare atau sembelit selama beberapa hari disertai tinja berdarah atau berwarna hitam, bisa jadi Anda mengalami radang usus atau kanker usus besar. Meskipun, masalah lain yang bisa terjadi adalah infeksi bakteri seperti salmonella atau adanya virus.

5. Demam terus-terusan

Jika Anda demam dan suhu tubuh mencapai 37 celcius selama dua minggu atau lebih, Anda bisa jadi mengalami infeksi tuberkulosis di saluran kemih. Menurut guide.com, demam ringan yang berlangsung selama beberapa waktu bisa jadi indikasi leukimia.

6. Sakit kepala tiba-tiba

Terutama untuk Anda yang berusia 50 tahun lebih, jika tiba-tiba merasakan sakit kepala seperti tertusuk-tusuk apalagi jika sebelumnya mengalami cedera di kepala, Anda sebaiknya segera periksa ke dokter. Menurut Neurology Muscular Dystrophy and Neuropathy Institute, sakit kepala seperti itu apalagi disertai demam, lemas, kejang, sulit bicara, dan mati rasa bisa menandakan stroke atau tumor otak.

7. Sulit bicara dan mati rasa selama beberapa waktu

Dikatakan Mayo Clinic, jika tiba-tiba Anda tidak bisa bicara, bergerak, dan beberapa bagian tubuh mati rasa selama beberapa menit, bisa jadi itu gejala stroke.

Selain itu, ada pula gejala stroke lainnya yaitu:

1. Mati rasa di satu sisi tubuh
2. Pandangan kabur, gelap, atau tidak bisa melihat
3. Tubuh tiba-tiba goyah dan kehilangan keseimbangan
4. Sakit kepala parah mendadak

8. Makan sedikit tapi kenyang

Jika rasa kenyang terjadi lebih dari seminggu padahal selama itu Anda makan hanya sedikit, ada baiknya Anda segera ke dokter. Terutama saat rasa kenyang itu disertai mual dan muntah, ini bisa jadi indikasi gangguan pencernaan. Selain itu, University of Maryland Medical Center menyebut masalah lain yang bisa terjadi yaitu gangguan di kantong empedu, dan kondisi yang lebih serius seperti kanker pankreas atau kanker ovarium.

9. Sendi panas, bengkak, dan merah

Kondisi ini bisa jadi gejala arthritis atau cedera yang terjadi karena terlalu stres. Namun, diterangkan dalam WebMD, persendian yang panas, bengkak, dan merah bisa jadi tanda infeksi pada sendi, terutama saat dibarengi dengan nyeri di dalam sendi dan terasa kaku.

(rdn/vta)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT