Selasa, 03 Jun 2014 12:00 WIB

Infeksi Jamur Sudah Diobati, Bau Kaki Kok Muncul Lagi?

- detikHealth
Foto: Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta - Bau kaki bisa dipicu oleh infeksi jamur ataupun kutu air. Bisa saja diobati, tapi tak jarang infeksi tersebut muncul kembali. Dokter mengatakan, kemungkinan pengobatan tidak tuntas.

dr I Gusti Nyoman Darmaputra SpKK dari D&I Skin Center Denpasar mengatakan bahwa penyakit gatal-gatal akibat infeksi jamur bukanlah karena infeksi jamur merupakan penyakit kambuhan. Namun infeksi jamur kembali menyerang karena mungkin pengobatan yang tak tuntas.

"Kalau infeksi jamur datang lagi ketika sudah berobat, harus diperhatikan apakah proses pengobatannya sudah dilakukan dengan benar dan tuntas, jadi bukan karena infeksi jamur penyakit kambuhan" tutur dr Nyoman ketika dihubungi detikHealth, Selasa (3/6/2014).

dr Nyoman mengatakan bahwa jamur yang bersarang di kulit memiliki akar. Sehingga jika pengobatan tak dilakukan dengan tuntas, jamur dapat tumbuh kembali di tempat sama. Masalahnya, sering kali kita menganggap jika bercak keputihan atau coklat yang ada sudah hilang, maka jamur sudah habis dan sudah sembuh.

dr Nyoman mengatakan bahwa secara total, pengobatan infeksi jamur yang benar membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. 2 Minggu pertama memang dimaksudkan untuk menghilangkan bercak jamur yang ada di kulit. Diikuti dengan pengobatan lanjutan 2 minggu lagi untuk menghilangkan akar jamur.

"Memang kalau bercak putih atau coklat di kulit akibat jamur dapat hilang 5-7 hari setelah minum obat atau diolesi krim anti jamur. Tapi bukan berarti sudah selesai, harus di tes lab lagi untuk melihat apakah jamur masih sisa, termasuk akarnya," pungkas dr Nyoman.

Ditambahkan dr Nyoman bahwa jika sudah sembuh total, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki kebiasaan diri, agar jamur tak muncul lagi. Caranya adalah dengan mengelap badan hingga kering setelah mandi, tidak menggunakan pakaian yang sama selama berhari-hari, serta rajin mengelap tubuh jika berkeringat.



(up/up)