Sabtu, 13 Jun 2015 15:08 WIB

Asal Masih Bersih, Pakai Celana Dalam 2 Hari Berturut-turut Sah Saja

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock) Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Mengganti pakaian dalam, terutama celana dalam, memang idealnya dilakukan dua kali sehari. Namun kadang kala, karena malas atau keadaan yang mendesak, ada seseorang yang tidak mengganti pakaian dalamnya, bahkan memakainya lagi di kemudian hari.

Menanggapi hal ini, dermatolog J. Scott Kasteler, MD dari Dermatology Associates of Wisconsin menuturkan sebenarnya tidak masalah menggunakan pakaian dalam, terutama celana dalam yang sama selama dua hari berturut-turut. Tapi, Anda harus memerhatikan bagaimana kondisi tubuh Anda kala itu.

"Artinya selama celana dalam bersih secara kasat mata, tidak terkontaminasi oleh urine atau feses, tidak masalah untuk tidak menggantinya selama dua hari. Tapi, kembali lagi pada kenyamanan masing-masing orang," tutur Kasteler, dikutip dari Everyday Health, Sabtu (13/6/2015).

Namun, Kasteler menegaskan, penggunaan celana dalam yang sama lebih dari satu hari bisa dilakukan jika seseorang tidak memiliki goresan luka di kulit atau adanya ruam. Jika hal itu dialami, Kasteler amat tidak menyarankan untuk menggunakan celana dalam yang sama selama dua hari berturut-turut.

Baca juga: Jamur Betah di Kemaluan Wanita Karena Ini

Kondisi lainnya yang mengharuskan Anda untuk mengganti celana dalam yakni jika selama beraktivitas seharian Anda mengeluarkan banyak keringat. Pasalnya, jika tidak segera diganti, bekas keringat di pakaian dalam bisa menjadi tempat jamur dan bakteri bersemayam hingga memengaruhi kondisi kulit.

"Pada wanita, kondisi celana dalam yang lembab bisa menjadi tempat jamur candida berkembang biak hingga mengakibatkan infeksi. Pada pria, meski hal ini tidak rentan terjadi tetapi akan lebih baik jika mereka tetap menjaga area vitalnya tetap kering dan tidak lembab," imbau Kasteler.

Kepada detikHealth beberapa waktu lalu, dokter spesialis kulit dan kelamin di EDMO Clinic Jakarta, dr Eddy Karta, SpKK, mengatakan bahwa jarang berganti pakaian dalam, terutama bagi orang-orang yang sering berkeringat dapat meningkatkan kelembaban.

"Dalam kondisi lembab ini beberapa mikroorganisme pun bisa hidup dengan baik misalnya jamur Pityrosporum, penyebab penyakit panu atau infeksi jamur seperti jamur tinea kruris korporis akibat kebersihan yang kurang diperhatikan," ungkapnya.

Baca juga: Ini Dia Alasan Mengapa Pria Lebih Sehat Jika Pakai Celana Boxer

(rdn/ajg)