Kamis, 15 Okt 2015 09:35 WIB

Menurut Ilmuwan, Begini Cara Membakar Lebih Banyak Kalori Saat Berjalan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: morgueFile/jzlomek Foto: morgueFile/jzlomek
Jakarta - Jalan kaki merupakan olahraga yang paling mudah, murah dan bisa dilakukan sembari beraktivitas. Agar bisa membakar lebih banyak kalori, berjalan biasa-biasa saja ternyata tidak cukup.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa saat berjalan, 8 persen penggunaan energi terjadi saat start dan berhenti. Oleh karenanya, berjalan secara 'stop and go' dan dengan kecepatan bervariasi akan membakar lebih banyak kalori dibanding pada kecepatan konstan.

Tidak tanggung-tanggung, mengubah-ubah pace dan kecepatan saat berjalan diklaim bisa meningkatkan pembakaran kalori hingga 20 persen. Begitu juga dengan gaya berjalan yang disebut 'tidak natural' seperti belok-belok, stop and go, dan menggunakan beban di kaki.

Baca juga: Ini Sebabnya Jarang Gerak Bikin Risiko Diabetes Lebih Tinggi 

"Mengukur dampak metabolik dari mengubah-ubah kecepatan sangat penting dilakukan karena manusia tidak hidup di atas treadmill dan tidak berjalan dengan kecepatan konstan," kata Prof Manoj Srinivasan dari Ohio State University yang melakukan penelitian itu, dikutip dari Dailymail, Kamis (15/10/2015).

Saat mengubah kecepatan berjalan, seseorang butuh energi lebih banyak untuk menggerakkan otot kaki. Pada saat itulah, menurut para peneliti, pembakaran kalori mengalami peningkatan dibandingkan saat berjalan dengan kecepatan yang sama sepanjang waktu.

Baca juga: Cukup Rutin Jalan Cepat 25 Menit Sehari, Umur Bisa Bertambah 7 Tahun  (up/up)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya