4 Gejala yang Menandakan Porsi Latihan Kardio Mulai Berlebihan

ADVERTISEMENT

4 Gejala yang Menandakan Porsi Latihan Kardio Mulai Berlebihan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 01 Mar 2016 15:02 WIB
1.

4 Gejala yang Menandakan Porsi Latihan Kardio Mulai Berlebihan

4 Gejala yang Menandakan Porsi Latihan Kardio Mulai Berlebihan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Latihan kardiovaskular, atau disingkat kardio, cukup efektif membakar lemak sekaligus melatih kebugaran. Namun bagi yang menargetkan penurunan berat badan, latihan seperti ini sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan.

Termasuk dalam kategori latihan kardio antara lain lari dan bersepeda. Dalam latihan kardio, idealnya jantung berada dalam rentang 60-80 persen dari denyut maksimal. Rumus untuk menghitung denyut maksimal adalah 220 dikurangi usia.

Misalnya jika usia seseorang adalah 20 tahun, maka denyut jantung maksimalnya dihitung dengan rumus 220-20 = 200 kali/menit. Denyut jantung ideal saat berolahraga adalah 60 persen x 200 = 120 kali/menit, hingga 80 persen x 200 = 160 kali/menit.

Baca juga: Punya Perut Rata Itu Memang Perlu Perjuangan 

Selain denyut jantung, ada beberapa tana yang bisa menunjukkan bahwa latihan kardio sudah mulai berlebihan. Dikutip dari Huffingtonpost, Selasa (1/3/2016), berikut ini beberapa di antaranya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT