Selasa, 12 Jul 2016 16:30 WIB

Sembarangan Minum Suplemen Bisa Perburuk Kondisi Pasien Jantung

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - American Heart Association (AHA) mengeluarkan pernyataan terbaru bahwa pasien penyakit gagal jantung sebaiknya tak terlalu banyak mengonsumsi suplemen atau obat-obatan herba. Alasannya karena produk tersebut apabila digunakan berlebih tanpa pengawasan malah berisiko untuk merugikan kesehatan.

dr Robert L. Page selaku salah satu peneliti untuk AHA mengatakan dari data yang dikumpulkan diketahui lebih dari sepertiga pasien gagal jantung menggunakan suplemen herba, dua per tiga mengonsumsi vitamin, dan tujuh dari delapan pasien memakai obat bebas (over the counter).

Apabila dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebetulnya tak masalah namun seringkali pasien tak mengindahkan. Padahal kombinasi dari menggunakan berbagai obat (polifarmasi) ditambah dengan kondisi penyakit dapat membuat pasien rentan alami interaksi antar senyawa kimia yang bisa berujung pada kematian.

Baca juga: Melongok 'Wujud' Obat Herba pada Pengobatan Tradisional China

"Ketika pasien mengonsumsi setidaknya empat jenis obat risiko untuk terjadinya interaksi antar obat meningkat menjadi 38%. Angka ini bisa meningkat jadi 82% apabila pasien mengonsumsi tujuh jenis obat atau lebih dan ini banyak dilakukan oleh pasien gagal jantung," kata dr Page seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/7/2016).

"Pasien perlu mengerti bahwa hanya karena sesuatu itu 'natural' bukan berarti selalu aman. Oleh karena itu, pasien harus selalu berbicara pada dokter jantung mereka sebelum memutuskan mengambil suplemen herba," sambung dr Page.

Dipublikasikan dalam jurnal Circulation, AHA telah merilis beberapa jenis obat suplemen yang dapat memperburuk kondisi penyakit jantung. Harapannya dapat membantu para dokter meninjau daftar kombinasi obat yang baik untuk pasien.

Baca juga: Tanggapan Dokter Terkait Obat Herba Bagi Penyakit Diabetes (fds/up)
News Feed