Rabu, 19 Nov 2014 08:36 WIB

Disiplin Minum Pil KB, Ibu Ini Malah Lahirkan Kembar Tiga

- detikHealth
Wrexham, Wales Utara - Ibu muda ini mengaku rajin mengonsumsi pil KB, bahkan ia selalu minum di jam yang sama setiap harinya. Tapi ia kaget bukan kepalang ketika dokter menyatakan ia hamil kembar tiga yang biasanya hanya bisa diperoleh dengan prosedur IVF alias bayi tabung.

Ketika kabar itu disampaikan kepadanya, Christie Fletcher sendiri sudah menjadi ibu dari satu anak laki-laki bernama Osian (2). Wanita berumur 22 tahun itu mengaku Osian lahir karena ia tak rajin mengonsumsi kontrasepsi oral tersebut.

Tak mau kecolongan lagi, ia pun bertekad mengubah kebiasaannya. "Jadwal minum pil KB saya sangat ketat. Saya mematuhi setiap instruksi yang diberikan, bahkan saya minum di jam yang sama setiap harinya," lanjutnya seperti dikutip dari berbagai sumber, Rabu (19/11/2014).

Hingga suatu ketika istri dari Carwyn (27) ini mengaku mulai tak enak badan. Padahal ia sedang menghadiri sebuah pesta, ia merasa hormonnya sedang membuncah dan ia ingat perasaannya persis sama seperti ketika tengah hamil Osian.

Sepulang dari pesta, Christie pun melakukan tes kehamilan, dan langsung syok saat testpack menunjukkan ia positif mengandung. Carwyn juga tak kalah kaget, karena istrinya baru saja melahirkan anak pertama mereka dan ia tahu betul Christie rajin minum pil KB.

Tidak berhenti sampai disitu. Ketika memeriksakan diri dan menjalani USG, pasangan ini dibuat makin terpana karena perawat mengatakan Christie sedang mengandung kembar tiga sekaligus.

"Para perawat tampak tersenyum sekaligus memperlihatkan wajah tak percaya. Lalu mereka meminta saya menatap ke monitor, dan saya lihat tiga janin kecil di sana. Saya kira saya bermimpi," ungkapnya.

Delapan bulan kemudian atau pada bulan Agustus 2014, Jorj lahir dengan berat 2,2 kg, disusul Isaac 2,04 kg dan Jac yang hanya seberat 1,91 kg. Beruntungnya keempatnya dinyatakan sehat oleh dokter. Christie juga tak keberatan karena harus mengurus empat anak laki-laki sekaligus, meskipun ia yakin bakal kerepotan nantinya.

Dr Surabhi Nanda dari NHS Foundation Trust mengatakan tingkat kegagalan pada penggunaan pil KB hanyalah 0,3 persen. Namun ada beberapa obat seperti antibiotik atau obat anti-epilepsi yang bisa mengurangi efektivitas pil KB sehingga memperbesar peluang kegagalannya.

"Namun yang mengejutkan peluang untuk bisa mengandung kembar tiga secara alami seperti ini hanya terjadi pada 1 dari 6.000-8.000 kelahiran, dan lebih langka lagi bila kembar tiganya tidak identik (seperti pada Christie)," paparnya.

Peluang seorang wanita mengandung kembar tiga non-identik sendiri hanya terjadi pada 1 dari 25.000 kelahiran, dan biasanya baru berhasil ketika si wanita menjalani prosedur IVF atau bayi tabung.

(lil/up)