Kamis, 06 Agu 2015 18:05 WIB

Pekan ASI Sedunia

Bayinya Sempat Diberi Susu Formula, Ini Cerita Amelia Kembali ke ASI

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Amelia melahirkan satu bulan lebih cepat dari yang diperkirakan. Operasi caesar dijalani lantaran tidak ada proses kontraksi dan air ketuban habis. Sesaat setelah lahir, bayi tersebut mendapat susu formula.

Amelia sudah berupaya mengeluarkan air susu ibu (ASI) namun yang keluar sedikit sekali. Itulah alasan dia akhirnya merelakan si bayi mencicipi susu formula selama dua hari. Namun Amelia tidak lantas terlena, dia tidak mau si kecil tidak mendapatkan ASI sebagai haknya.

"Dokter pun memberikan suplemen pelancar asi supaya ASI-ku banyak dan berhasil, sehingga bayiku masih sempat menikmati kolostrum yang kaya gizi dan nutrisi," kata Amelia dalam surat elektronik kepada detikHealth dan ditulis pada Kamis (6/8/2015).

Baca juga: Berbekal 'Keras Kepala', Ibu Ini Sukses Berikan ASI Eksklusif

Abed, demikian nama si kecil, sempat kesulitan saat menyusu langsung dari payudara Amelia. Bayi itu menjadi bingung puting karena selama dua hari hanya kenal botol dot. Namun Amelia tidak menyerah begitu saja. Dia bergegas memerah ASI agar tubuhnya terus memproduksi ASI.

Mengingat Amelia sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya, dia pun berupaya keras agar si kecil terbiasa menyusu langsung dari payudara. Si kecil yang bingung puting terus-menerus menangis pada saat disodori payudara.

"Dengan selalu kubisikkan kata-kata penyemangat dan kuajak Abed ngobrol akhirnya Abed mau menyusu," ujarnya.

Menurut Amelia, dengan menyusu langsung di payudara maka akan jauh lebih steril dan higienis ketimbang melalui botol dot.

Baca juga: Anak Idap Radang Paru-paru, Begini Kisah Yanah 'Tolak' Anjuran Sufor Dokter

Saat usia Abed 2 tahun, Amelia dan suaminya memutuskan untuk menambah momongan. Saat itu ada pergolakan di batinnya antara harus menyapih Abed atau tetap memberi ASI meskipun sedang hamil.

"Gayung bersambut niatanku tersebut diperbolehkan oleh dokter kandunganku dengan catatan selama tidak ada kontraksi maka pemberian ASI bisa dilanjutkan," tuturnya.

Syukurlah, selama hamil anak kedua dan menyusui Abed, Amelia sama sekali tidak merasakan kontraksi yang berarti. Bahkan sampai anak kedua lahir, Abed masih terus menyusu.

"Barulah di usia 3 tahun Abed berhenti ASI. Anakku yang kedua pun sampai dengan saat ini (22 bulan) masih kuberi ASI. selama diberi ASI eksklusif Abed dan adiknya tidak ada riwayat memiliki alergi. Mereka pun jarang sekali sakit. Saya bersyukur sekali bisa memberi ASI dengan baik," ucap Amelia. (vit/ajg)