Selasa, 20 Okt 2015 09:05 WIB

Ini Sebabnya Orang Tua Tak Boleh Sepelekan Masalah Perilaku pada Anak

Sharon Natalia - detikHealth
Foto: Thinkstock/John Howard
Jakarta - Peran orang tua dalam perkembangan perilaku anak sangatlah penting. Penelitian menyarankan bagi orang tua yang benar-benar peduli pada masalah perilaku anaknya harus berkonsultasi dengan dokter anak mereka.

Dalam sebuah survei terhadap hampir 1.300 orang tua dari anak-anak usia 5-17 tahun, para peneliti menemukan bahwa hanya setengah dari orang tua mengatakan mereka akan memberitahu dokter tentang amarah anak mereka yang lebih buruk dari rekan-rekan sebayanya. Atau, konsultasi ke dokter akan dilakukan jika anak tampak lebih khawatir atau cemas dari biasanya.

Sedangkan, hanya 37 persen dari orang tua mengatakan mereka akan memberitahu dokter jika anak mereka mengalami kesulitan untuk mengatur pekerjaan rumah mereka, demikian hasil penelitian dari University of Michigan's National Poll, dikutip dari Live Science, Selasa (20/10/15).

Penelitian menunjukkan bahwa kesehatan emosional dan perilaku anak-anak sangat berkaitan dengan kesehatan dan perkembangan fisik mereka. Memberi tahu dokter mengenai masalah perilaku anak sangatlah penting karena hal tersebut bisa membantu mendeteksi masalah kesehatan yang serius. Misalnya saja depresi, attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), dan penyalahgunaan zat berbahaya.

Baca juga: Terapi Seni Bisa Bantu Anak dengan Masalah Perilaku

"Orang tua dapat berkonsultasi dengan dokter anak mereka hanya dengan menyampaikan bahwa mereka merasakan sesuatu yang janggal," ujar Sarah J. Clark, peneliti sekaligus associate director dari University of Michigan's National Poll.

Dari penelitian terhadap orang tua yang tidak membahas isu-isu perilaku anak mereka dengan dokter, 50 persen responden mengatakan mereka tidak terpikir bahwa masalah perilaku anak adalah masalah medis. Sekitar 40 persen orang tua mengatakan mereka justru lebih memilih menangani masalah perilaku pada anak sendiri.

Sedangkan, 30 persen sisanya mengatakan bahwa mereka lebih suka berkonsultasi dengan orang lain ketimbang dengan dokter. Penelitian menemukan, kebanyakan orang tua dalam studi, sebanyak 60 persen, mengatakan akan memberitahu dokter jika anak mereka merasa sangat sedih lebih dari satu bulan.

"Jika masalah perilaku diabaikan, bahayanya adalah nantinya anak itu merasa tidak perlu berjuang karena mereka tidak mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan," jelas Clark.

Baca juga: Ibu yang Depresi Bisa Picu Masalah Gangguan Perilaku Pada Anak (rdn/rdn)