Risiko yang bahkan lebih tinggi lagi dialami oleh perempuan dengan PCOS yang juga mengalami masalah kelebihan berat badan. Diyakini, perempuan dengan PCOS dan sekaligus kelebihan berat badan memproduksi lebih banyak lagi hormon androgen.
Gangguan spektrum autisme secara statistik 5 kali lebih banyak dialami anak laki-laki dibandingkan perempuan. Namun dalam penelitian ini, peningkatan risikonya teramati sama pada kedua jenis kelamin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ketika Tukang Cukur 'Merayu' Bocah Autis Agar Mau Rambutnya Dipangkas
Hasilnya, gangguan spektrum autisme ditemukan pada 1,5 persen populasi umum. Sementara pada perempuan dengan PCOS, risikonya 59 persen lebih tinggi. Walau begitu, para ilmuwan menyebut kaitan PCOS dengan autisme belum diketahui pasti. Butuh penelitian lebih lanjut untuk mengungkapnya. Demikian dikutip dari Huffingtonpost, Rabu (8/12/2015).
PCOS merupakan gangguan hormonal yang dialami 1 di antara 10 perempuan, dan merupakan salah satu penyebab ketidaksuburan paling utama. Gangguan ini ditandai dengan peningkatan hormon androgen, yang memicu tumbuhnya jerawat serta pertumbuhan rambut berlebih. Namun yang utama, gangguan ini memicu masalah pada proses pematangan sel telur. (up/up)










































