Rabu, 14 Sep 2016 17:04 WIB

7 Pilar Parenting yang Perlu Diperhatikan untuk Membesarkan Anak Berkarakter

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sukses membesarkan anak hingga menjadi manusia di masyarakat dengan karakter yang baik adalah dambaan orang tua pada umumnya. Namun untuk mencapai hal tersebut ada banyak faktor yang perlu diperhatikan dimulai dari sebelum lahirnya anak ke dunia.

Dijelaskan oleh psikolog Elly Risman, Psi, bahwa dari riset dan pendalaman selama 20 tahun terakhir setidaknya ada tujuh pilar pengasuhan yang bisa berdampak pada seluruh aspek tumbuh kembang anak.

Hal pertama dan paling dasar adalah kesiapan dan komitmen pasangan sebelum jadi orang tua. Apakah mereka yakin bahwa nantinya bisa memberikan anak dengan proses asah, asih dan asuh yang memadai.

Kedua ayah juga perlu berperan aktif mengasuh dan hadir dalam kehidupan anak. Jangan sampai ayah lupa dan menempatkan diri hanya sebagai penyedia nafkah saja karena bagaimanapun juga ada kebutuhan dari anak terhadap sosok peran seorang ayah.

"Terus ketiga punya nggak tujuan pengasuhan? Kalau kita enggak merumuskan tujuan, enggak ada yang disepakati sama suami istri, yang terjadi adalah kita mengasuh melihat bagaimana anak orang lain. Anak orang lain ikut les ini anaknya diikutin les ini, nggak ada basic," kata Elly dalam seminar 'Menjadi Orang Tua Hebat dalam Mengasuh Anak' di kantor BKKBN, Jl Permata No 1, Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur, Rabu (14/9/2016).

Baca juga: Hindari Cara Komunikasi Negatif Agar Anak Tak Tumbuh dalam Karakter Negatif

Berikutnya adalah bagaimana orang tua berkomunikasi dengan anak. Cara berkomunikasi yang suka mencap dengan panggilan negatif, menggunakakan nada bicara tinggi memerintah, dan tak memberikan waktu untuk mendengar anak menurut Elly hanya akan menumbuhkan karakter negatif.

Pilar kelima adalah penanaman nilai agama. Elly mengatakan untuk hal ini orang tua suka menyerahkan anak pada orang lain seperti guru agama atau sekolah padahal sebaiknya diajarkan langsung.

Nah sambil mengajarkan nilai agama ini sekalian siapkan juga anak untuk menghadapi masa pubertas. Pilar keenam parenting yang perlu diperhatikan yaitu pendidikan kesehatan reproduksi anak.

Dengan nilai agama dan pendidikan kesehatan reproduksi yang memadai maka pilar ketujuh tentang bijak menggunakan teknologi akan terbantu. Elly mengatakan ancaman teknologi untuk anak saat ini contohnya datang dari betapa mudahnya akses pornografi.

"Bapak ibu memberikan fasilitas tapi udah ngomong belum bahwa ini digunakan untuk bla bla bla. Katakan tolong tahan pandangan kamu jaga kemaluan kamu," pungkas Elly.

Baca juga: Video Parenting: Tutorial Bikin Lilin Mainan yang Aman untuk Anak (vit/vit)