Jumat, 27 Feb 2015 08:31 WIB

Ibu Hamil Dengarkan Musik Rock Kencang-kencang, Bahayakah untuk si Kecil?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
ilustrasi (thinkstock)
Jakarta - Dalam kondisi berbadan dua, mendengarkan musik klasik kerap menjadi pilihan para ibu untuk bersantai atau menstimulasi perkembangan otak si kecil. Tapi, bagaimana jika ibu senang mendengarkan musik rock?

Diutarakan Dr Yvonne Bohn, dokter spesialis kebidanan dan kandungan di Los Angeles, musik dengan aliran keras apalagi diputar dengan volume kencang memang bisa berpotensi mengganggu pendengaran ibu. Tapi, hal tersebut tidak selamanya berlaku pada bayi di dalam kandungan.

"Bayi memang bisa mendengar suara di luar tubuh tetapi cairan ketuban cukup menjadi peredam suara yang aman bagi bayi, sehingga pendengaran mereka tetap nyaman," kata Dr Bohn kepada CBS News, dikutip pada Jumat (27/2/2015).

Baca juga: Tak Cuma Mendengar, Janin Juga Bisa Kaget Saat Ibunya Bersin Lho

Ia mengumpamakan, apa yang bayi dengar di dalam rahim seperti layaknya seseorang sedang berada di dalam kolam renang dan mendengar suara di luar kolam renang. Memang terdengar ada suara, tetapi bunyi tersebut akan teredam.

"Seperti itulah yang didengar bayi ketika ia berada di kandungan ibu. Sehingga, bisa dikatakan mendengarkan musik rock tidak berbahaya bagi bayi, terlebih jika Anda ingin menonton konser musik ketika hamil," lanjut Dr Bohn.

Pada dasarnya, pendengaran janin sudah berkembang saat kandungan berusia 17-18 minggu. Namun, ketika mendengar suara dari luar tubuh ibu, bunyi-bunyian yang 'diserap' bayi tingkat kebisingannya akan menurun 30 desibel, demikian dikatakan spesialis kebidanan dan kandungan Allison Hill, MD.

Saat wanita hamil menonton konser, rata-rata tingkat kebisingan suara bisa mencapai 100 desibel. Namun, karena terlindungi oleh cairan ketuban, masa si kecil di dalam kandungan mendengar suara yang teredam menjadi 70 desibel.

"Air ketuban bisa melindungi pendengaran si kecil. Jika Anda ingin nonton konser musik, pastikan tubuh sedang fit dan tetap terhidrasi. Jika suasana terlalu ramai sampai berdesak-desakan, ada baiknya Anda istirahat saja di rumah karena bagaimanapun, dalam kondisi hamil Anda sedang membawa dua nyawa sekaligus," pesan Hill.

Baca juga: Di Hong Kong, Ada Bayi Baru Lahir yang 'Hamil' Kembar


(Radian Nyi Sukmasari/AN Uyung Pramudiarja)