Selasa, 17 Nov 2015 16:31 WIB

Peran Suami Penting untuk Mengatasi Rasa Tak Happy Istri Saat Hamil

Martha Heriniazwi Dianthi - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Tidak merasakan kebahagiaan saat mengandung bisa dialami wanita ketika ia belum mau memiliki anak tapi sudah kadung hamil. Untuk mengatasi kondisi ini, peran suami menjadi penting agar ibu hamil bisa lebih menerima kehamilannya.

Seperti penuturan psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, ketika istri merasa tidak bahagia dengan masa kehamilannya, yang seringkali terjadi yakni suami lebih fokus dan berusaha membantu atau mencari solusi dari ketidakbahagiaan istri. Meskipun, ada hal lain yang sebetulnya lebih dibutuhkan istri.

"Sebut saja istrinya lebih membutuhkan hal lain seperti ditemani, dipeluk, didengarkan keluh kesahnya, atau dimanja," kata wanita yang akrab disapa Nina ini dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (17/11/2015).

Maka, sangat disarankan apabila melihat kondisi istri tidak senang dengan kondisi kehamilannya, suami bisa lebih memberi perhatian daripada mencari solusi. Jika ketidakbahagiaan yang dialami istri saat hamil sudah memengerahi fisiknya, seperti jadi tidak bisa tidur, Nina menyarankan agar suami mengajak sang istri ke psikiater.

Baca juga: Stres Saat Hamil Tidak Baik, Ini Dia Cara Menghindarinya

Pada beberapa kasus, saat ketidakbahagiaan istri sudah berakibat pada depresi, dikatakan Nina memang ada beberapa obat-obatan yang akan diberikan dengan sepengetahuan dokter kandungan. Namun, ketika dirasa ingin fokus pada masalah psikis yang dialami istri, suami bisa mengajaknya ke psikolog.

"Penting juga bagi suami dan anggota keluarga lain untuk memberi perhatian pada ibu hamil ini, dengan cara menemani ibu hamilnya agar tidak lagi merasa tidak happy dengan kehamilannya," tutur Nina.

Ketika calon ibu merasa tidak bahagia dengan kehamilannya, sudah sepatutnya pihak keluarga terutama pasangan membantu sang ibu agar ia bisa lebih 'menerima' kehamilannya. Misalkan saja dengan senantiasa mendengarkan keluh kesah si ibu dan selalu berusaha menemaninya.

"Contoh lain saat kita melihat kok dia saat hamil nggak merasa senang atau nggak semangat makan ya, maka perlu ditemani atau membantunya supaya kita tahu kenapa dia merasa murung saat hamil dan kita berusaha membantu mencari solusinya," pungkas Nina.

Baca juga: Ibu Hamil Sulit Tidur di Malam Hari? Ini Tips Mengatasinya


(rdn/vit)