Jumat, 30 Des 2016 11:36 WIB

Ingat Ya Bunda, 'Hamil Muda' Bukan Alasan untuk Membatasi Aktivitas

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: ilustrasi hamil/thinkstock
Jakarta - Kehamilan di trimester pertama lumrah membuat ibu sering khawatir. Termasuk salah satunya ketakutan jika terlalu banyak bergerak, akan mengganggu janin yang masih 'muda'. Akibatnya, tak sedikit ibu yang membatasi aktivitasnya.

Terkait hal ini, dr Alfiben, SpOG mengatakan ibu hamil yang tidak melakukan aktivitas seperti hanya tidur-tiduran dan banyak duduk justru akan menyebabkan kondisi fisik ibu lesu dan tidak sehat. Hal itu pun akan menyebabkan sirkulasi darah pada ibu tidak lancar.

"Ibu nanti kalau lemas dan nggak kuat malah bikin muntah-muntah karena nggak punya tenaga," ucap dokter yang praktik di RS Permata Depok ini ketika berbincang dengan detikHealth pada Kamis (29/12/1016).

dr Alfiben menjelaskan ibu hamil justru sebaiknya melakukan aktivitas normal seperti biasa karena bisa menyehatkan tubuh. Namun dengan catatan, ibu tidak memiliki riwayat kehamilan yang bermasalah seperti pendarahan atau tekanan darah tinggi.

Baca juga: Senam Yopytta Bantu Ibu Hamil Lebih Tenang

Melakukan berbagai jenis aktivitas pun dikatakan dr Alfiben tidak harus menunggu ukuran janin membesar. Sebab, pada prinsipnya jenis aktivitas apapun bisa dilakukan sesuai dengan kondisi tubuh ibu sendiri.

"Kalau kehamilan bermasalah ya jangan. Pokoknya menyesuaikan apakah ibu merasa bisa atau tidak, yang penting nggak boleh kelelahan," sambung dr Alfiben.

Lantas, aktivitas seperti apa yang tidak boleh dilakukan ibu hamil? Menurut dr Alfiben olahraga terlalu berat seperti olahraga lari sebaiknya tidak dilakukan oleh ibu hamil.

"Kalau cuma jalan kaki aja boleh. Malah melakukan pekerjaan sehari-hari nggak apa-apa. Walaupun, memang kondisi kehamilan pada setiap ibu berbeda-beda ya," pungkas dr Alfiben.

Baca juga: Ini Kata Dokter Mengenai Olahraga untuk Ibu Hamil (rdn/vit)