Infografis: 7 Kota Paling Stres di Asia Tenggara, Ada DKI Jakarta

Infografis

Infografis: 7 Kota Paling Stres di Asia Tenggara, Ada DKI Jakarta

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Rabu, 02 Sep 2026 06:05 WIB
7 Kota Paling Stres di Asia Tenggara, Termasuk DKI Jakarta
Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth
Jakarta - Asia Tenggara memiliki sejumlah kota dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi yang pesat. Namun, perkembangan tersebut juga diikuti berbagai tantangan perkotaan, seperti polusi, tekanan finansial, biaya hidup, kepadatan penduduk, hingga keterbatasan ruang hijau.

Berdasarkan studi William Russell pada 2023 mengenai kota-kota dengan tingkat stres tertinggi di dunia, sejumlah kota di Asia Tenggara masuk dalam daftar tersebut. Dikutip dari Seasia Stats, studi ini menilai berbagai faktor, termasuk polusi, ruang hijau, kebersihan, tekanan finansial, biaya hidup, keamanan, dan angka bunuh diri. Berbagai indikator tersebut kemudian digabungkan menjadi skor stres dengan rentang 0 hingga 10.

7 Kota Paling Stres di Asia Tenggara, Termasuk DKI Jakarta7 Kota Paling Stres di Asia Tenggara, Termasuk DKI Jakarta Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth

Ho Chi Minh City, Vietnam, menempati posisi teratas di Asia Tenggara dengan skor stres 5,77 dan berada di peringkat ke-13 secara global. Disusul Hanoi, Vietnam, dengan skor 5,64 yang menempati peringkat ke-18 dunia.

Berikutnya ada Manila, Filipina, dengan skor 5,61 dan berada di peringkat ke-19 dunia. Sebagai salah satu kawasan metropolitan terbesar di Asia Tenggara, Manila menghadapi berbagai persoalan perkotaan, seperti kemacetan, polusi, kepadatan penduduk, serta tingginya biaya hidup.

Di posisi berikutnya terdapat Bangkok, Thailand, dengan skor 4,75 dan menempati peringkat ke-40 dunia. Jakarta, Indonesia, menyusul dengan skor 4,72 dan berada di peringkat ke-41 secara global. Keduanya merupakan pusat ekonomi dengan populasi besar, jaringan transportasi yang luas, serta aktivitas perkotaan yang tinggi.

Sementara itu, Phuket, Thailand, memperoleh skor stres 4,31 dan berada di peringkat ke-46 dunia. Adapun Kuala Lumpur, Malaysia, mencatat skor terendah di antara tujuh kota Asia Tenggara dalam daftar tersebut, yakni 3,99 dan menempati peringkat ke-51 dunia.

Perlu dicatat, peringkat tersebut bukan merupakan pengukuran langsung terhadap tingkat stres, kebahagiaan, atau kesehatan mental setiap penduduk. Skor disusun berdasarkan kombinasi indikator lingkungan, ekonomi, sosial, dan keamanan yang digunakan William Russell untuk membandingkan berbagai kota di dunia.


(suc/suc)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads