Infografis: Dorongan Mengakhiri Hidup Paling Banyak Dialami Gen Z & Milenial

Infografis

Infografis: Dorongan Mengakhiri Hidup Paling Banyak Dialami Gen Z & Milenial

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 11 Sep 2026 07:05 WIB
Data Kemenkes, Dorongan Mengakhiri Hidup Paling Banyak Dialami Gen Z & Milenial
Data layanan konseling Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan kelompok usia muda menjadi yang paling banyak tercatat mengalami keinginan mengakhiri hidup. (Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth)
Jakarta - CATATAN: Depresi dan munculnya keinginan bunuh diri bukanlah hal sepele. Kesehatan jiwa merupakan hal yang sama pentingnya dengan kesehatan tubuh atau fisik. Jika gejala depresi semakin parah, segeralah menghubungi dan berdiskusi dengan profesional seperti psikolog, psikiater, maupun langsung mendatangai klinik kesehatan jiwa. Layanan konsultasi kesehatan jiwa juga disediakan oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI) di laman resminya yaitu www.pdskji.org. Melalui laman organisasi profesi tersebut disediakan pemeriksaan secara mandiri untuk mengetahui kondisi kesehatan jiwa seseorang.

Data layanan konseling Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan kelompok usia muda menjadi yang paling banyak tercatat mengalami keinginan mengakhiri hidup. Data tersebut berasal dari layanan Healing119.id selama periode 31 Juli 2025 hingga 31 Juli 2026.

Dalam periode tersebut, tercatat 15.979 orang mengakses layanan dengan berbagai kebutuhan. Sebanyak 7.600 orang melakukan konseling, sementara 3.036 orang tercatat memiliki keinginan mengakhiri hidup.

Selain itu, sebanyak 759 orang menghubungi layanan untuk meminta informasi dan 203 orang tercatat sebagai spam. Sementara 4.381 orang tidak memberikan respons atau tidak melanjutkan proses konseling.

Data Kemenkes, Dorongan Mengakhiri Hidup Paling Banyak Dialami Gen Z & MilenialData Kemenkes, Dorongan Mengakhiri Hidup Paling Banyak Dialami Gen Z & Milenial Foto: Suci Risanti Rahmadania/detikHealth

Dari 3.036 orang yang tercatat memiliki keinginan mengakhiri hidup, kelompok usia 21-30 tahun menjadi yang terbesar dengan proporsi 54,08 persen. Kelompok usia 11-20 tahun menyusul dengan 33,04 persen.

Sementara itu, kelompok usia 31-40 tahun menyumbang 11,01 persen, diikuti usia 41-50 tahun sebesar 1,62 persen. Adapun kelompok usia di atas 50 tahun tercatat 0,19 persen dan usia 8-10 tahun sebesar 0,06 persen.


(suc/naf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads