Senin, 30 Sep 2019 08:45 WIB

Cerita Pendiri Bela Diri WSDK: Berawal dari Gelisah Kasus Pemerkosaan

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Bela diri WSDK adaptasi dari karate dan jiu jitsu. (Foto: Nabila Ulfa Jayanti/detikHealth) Bela diri WSDK adaptasi dari karate dan jiu jitsu. (Foto: Nabila Ulfa Jayanti/detikHealth)
Jakarta - Perempuan kerap menjadi korban pelecehan seksual ataupun rentan menjadi korban jambret. Bagi mereka yang terbiasa menggunakan layanan transportasi umum, tentu hal ini cukup mengkhawatirkan apalagi jika harus pulang malam.

Guna membentenginya, perempuan dapat mempelajari teknik bela diri. Tapi tak semua pernah atau mungkin enggan melakukannya karena terlalu 'keras'. Komunitas WSDK atau Women Self Defense of Kopo Ryu hadir menjadi solusinya.


Komunitas yang dikhususkan untuk perempuan ini didirikan oleh H Sofyan Hambally di Bandung tahun 2006 silam. Semua berawal dari kegelisahan beliau ketika ada peristiwa sejumlah mahasiswi di Bandung dibantai dan diperkosa di angkot kemudian dibuang ke sungai usai mengikuti acara pengajian.

"Akhirnya kami terpanggil untuk bagaimana menciptakan bela diri yang sederhana, gampang, tapi tidak mengurangi esensi sebuah bela diri," kata Co-founder dan Head Couch WSDK Eko Hendrawan pada Jumat (27/9).

WSDK awalnya tak serta merta diterima oleh kalangan ibu-ibu. Sebagian menganggap latihan bela diri akan membuatnya lelah dan kurang penting.

"Kita membuka pemahaman bahwa bela diri itu sederhana dan sering dilakukan ibu-ibu, seperti menggaruk, bercermin, mencubit, jadi sebenarnya tekniknya sudah ada pada ibu-ibu," ujar Eko.

Ada kesadaran positif yang dibangun di WSDK, yakni bahwa perempuan adalah makhluk yang kuat dan hebat. Dengan begitu mereka yakin untuk melakukan bela diri pada pelaku kejahatan.

Komunitas WSDK sudah tersebar di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Hingga sekarang sudah ada 10 ribu perempuan yang sudah teredukasi dengan bela diri WSDK.



Simak Video "Barre, Olahraga dengan Perpaduan Balet dan Pilates "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)