Rabu, 01 Jul 2020 11:32 WIB

Zaman Dulu Pajak Sepeda Disebut Peneng, Siapa Pernah Mengalami?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Para pecinta dan komunitas sepeda memperingati hari bersepeda internasional. Acara ini dikoordinir oleh Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI). Rumor pajak sepeda membangkitkan kenangan tentang 'peneng' sepeda. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Walau sudah dibantah oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), rumor tentang pajak sepeda belakangan ini telah membangkitkan kenangan tentang 'peneng' berbayar untuk sepeda pada zaman dahulu. Generasi 1990-an mungkin masih banyak yang mengalami.

Salah satu kenangan tentang pajak sepeda pada masa itu, yang populer dengan sebutan 'peneng', dikisahkan oleh Bagus 'Kinjeng' Chriswandito, Sekjen II KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia). Ia masih ingat, pada masanya peneng dibayarkan tiap tiga bulan sekali.

"Kalau dulu itu pajak sepeda itu hanya berbentuk stiker, nah stiker itu per tiga bulan sekali, stiker kecil itu ada nilainya, kalau sepeda seperti ini untuk periode seperti ini itu 5 rupiah, 10 rupiah, gitu zaman saya waktu masih kecil," ungkapnya saat dihubungi detikcom, Rabu (1/6/2020).

Para pecinta dan komunitas sepeda memperingati hari bersepeda internasional. Acara ini dikoordinir oleh Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI).Para pecinta sepeda tua yang tergabung dalam KOSTI bernostalgia dalam peringatan Hari Bersepeda Internasional. Pada masa lalu, semua jenis sepeda harus pasang peneng. Foto: Ari Saputra

Setiap sepeda yang tidak memiliki stiker bisa diberhentikan oleh petugas. Para pesepeda saat itu bisa langsung membeli stiker dengan kisaran mulai dari 5 hingga 10 rupiah.

"Jadi seperti ada cegatannya juga dari petugas bahwa kalau sepeda tidak ada stikernya itu atau peneng-nya berbentuk stiker, mereka boleh membeli stiker di situ lalu ditempelkan dengan harga 5 rupiah tadi itu, nah itu kalau tidak salah per tiga bulan sekali," lanjut Bagus.

Menurut Bagus, semua jenis sepeda pada masa itu semua sepeda harus memiliki peneng. Mulai dari sepeda ontel, jengki, hingga sepeda mini.

Hmmm... zaman itu, sepeda lipat sudah ngehits belum ya?



Simak Video "Dear Cowok, Ini Tips agar Organ Intim Aman saat Bersepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)