Kamis, 27 Agu 2020 13:43 WIB

Diusulkan Anies Masuk Tol, Ini Bedanya Road Bike dengan Sepeda Biasa

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Meski dilarang, para sepeda nekat melintasi JLNT Casablanca, Jakarta, Kamis (20/08/2020). Padahal hal ini sangat berbahaya bagi mereka. Pesepeda melintas di jalan layang ibukota (Foto: Rengga Sancaya)
Topik Hangat Road Bike Naik Pamor
Jakarta -

Usulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menggunakan Jalan Tol Lingkar Dalam Jakarta sisi barat ruas Cawang-Tanjung Priok sebagai lintasan road bike menuai pro dan kontra. Sebenarnya apa sih road bike itu, dan apa bedanya dengan sepeda para umumnya?

"Sebenarnya road bike itu adalah sepeda yang digunakan di jalan raya, mostly pengertiannya begitu," kata Kepala bidang umum ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia) DKI Fatur Racavvara, saat dihubungi detikcom, Kamis (27/8/2020).

Berbeda dengan sepeda pada umumnya, road bike antara lain dicirikan dengan jenis roda yang tapaknya kecil dan halus. Tujuannya untuk mendapatkan putaran yang lebih baik, karena sepeda ini dikendarai dengan kecepatan tinggi.

Karena rodanya kecil, maka sepeda ini umumnya hanya digunakan di jalan raya yang memiliki permukaan rata. Jika dikendarai di tanah atau gravel, tentu tidak senyaman sepeda gunung atau mountain bike misalnya.

"Juga dikarenakan road bike itu kan tidak memiliki peredam kejut kan di depan dan belakang rodanya maka dia harus di jalan yang halus," jelas Fatur.

infografis sepeda balap alias road bikeInfografis sepeda balap alias road bike Foto: infografis detikHealth

Samakah dengan sepeda balap?

Secara umum, road bike adalah jenis sepeda yang dalam keseharian sering disebut sebagai sepeda balap. Meskipun demikian, sepeda balap sendiri ada banyak sekali jenisnya, dan tidak semuanya digunakan di jalan raya.

"Ada sepeda balap yang buat nanjak khusus, ada yang buat di velodrome khusus, time trial, jadi ada beberapa spek juga," jelas Fatur.

Yang membedakan berbagai jenis sepeda balap tersebut antara lain geometri atau bentuknya. Sepeda balap untuk nanjak misalnya, bentuknya berbeda dengan sepeda balap untuk akselerasi di velodrome atau lintasan khusus sepeda balap.

Berapa harganya?

Nah ini dia. Kalau belakangan ini banyak sekali sepeda lipat bergelar 'sepeda sultan' saking mahalnya, sebenarnya belum ada apa-apanya dibanding road bike kelas high-end. Memang sih, ada juga road bike yang harganya sekitar Rp 5 juta, tetapi rata-rata ada di harga puluhan juta.

"Kalau yang produk impor atau jenis-jenis sepeda yang suka dipakai atlet-atlet di luar negeri itu mulai dari 50 jutaan sampai dengan 300-400 jutaan," jelas Fatur.



Simak Video "Pesan Buat Pegowes Pemula dari dr. Falla Adinda"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Road Bike Naik Pamor