Jumat, 06 Agu 2021 06:00 WIB

Makna Mendalam di Balik Masker Pink Pemain Anggar AS di Olimpiade

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tim anggar AS pakai masker warna pink protes pelecehan seksual yang diduga dilakukan rekan satu timnya sendiri. Foto: Getty Images/Elsa
Jakarta -

Pemandangan tak biasa kembali terlihat di Olimpiade Tokyo 2020. Tim atlet anggar asal Amerika Serikat memakai masker berwarna merah muda alias pink.

Bukan tanpa alasan, salah satu anggota tim anggar kelompok AS, Alen Hadzic, tengah diselidiki karena kasus pelecehan seksual. Ia dituduh melakukan pelecehan seksual kepada tiga pemain anggar wanita yang terjadi antara tahun 2013 dan 2015.

Pada 2 Juni, Hadzic ditangguhkan sementara oleh US Center for SafeSport, sebuah organisasi nirlaba independen yang didirikan pada tahun 2017 untuk melindungi atlet dari pelecehan seksual, emosional dan fisik.

Adanya kasus ini membuat rekan setimnya, Jake Hoyle, Curtis McDowald dan Yeisser Ramizer kompak memakai masker pink terang. Menyisakan Hadzic yang sendirian mengenakan masker hitam.

Hadzic, yang telah membantah tuduhan pelecehan seks itu, mengajukan banding ke arbiter, yang memutuskan bahwa penangguhan itu tidak sesuai dengan tuduhan dan memulihkan kelayakannya untuk tetap maju ke Olimpiade.

"Saya hanya ingat berpikir akan agak konyol jika saya berdiri di luar sana dengan satu-satunya yang memakai masker hitam, kemudian saya bertanya kepada mereka apakah mereka punya (merah muda) ekstra, dan mereka berkata, 'Oh, tidak'," kata Hadzic.

Tiga rekan satu tim dan anggar AS tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait kasus tersebut.



Simak Video "Ragam Masker Atlet Olimpiade Tokyo 2020 dari Berbagai Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)