ADVERTISEMENT

Senin, 09 Mei 2022 17:58 WIB

Susahnya Bersepatu Roda di Jakarta, Harus Masuk Klub untuk Masuk Lintasan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Feet of rollerbladers wearing inline roller skates sitting in outdoor skate park, Close up view of wheels befor city race for healthy and active life Foto: Getty Images/iStockphoto/ok_kate
Jakarta -

Viral pesepatu roda masuk jalan raya Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, membuka fakta minimnya fasilitas untuk olahraga ini. Di Jakarta hanya ada satu lintasan khusus sepatu roda, itupun dipakai bergantian oleh klub-klub resmi yang terdaftar.

Lintasan khusus tersebut adalah Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA) yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara. Bisa dibilang, ini adalah satu-satunya tempat khusus untuk berlatih sepatu roda di DKI Jakarta.

"Jelas (terkait keterbatasan fasilitas). Tempat kan hanya satu, pasti rebutan. Kita tatalah klub-klub jam sekian-jam sekian. Jadi setiap seminggu dua kali per dua jam," kata Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) DKI Jakarta Muhammad Sal.

"Seminggu dua kali kalau sebulan menjadi delapan kali, sama semua klub. Kita kasih fasilitas untuk Pelatnas, di situ juga," sambung Ical, sapaannya, dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (9/5/2022).

Bagaimana dengan masyarakat umum, bolehkah ikut memanfaatkan fasilitas tersebut? Menurut Ical, masyarakat umum boleh-boleh saja menggunakan fasilitas lintasan khusus sepatu roda tersebut. Syaratnya, harus bergabung ke salah satu klub resmi yang terdaftar.

"Jadi nggak semua orang umum nggak ada aturan, nggak ada pelatihnya. Kita me-manage ada klubnya masuk klub masing-masing mana yang mau dipilih," jelas Ical.

NEXT: Permintaan maaf soal video viral.

Soal video viral yang panen hujatan oleh sejumlah netizen dan pengguna jalan raya, Ical menyampaikan permintaan maaf. Ia juga menjelaskan kondisi yang mengharuskan para atlet turun ke jalan untuk berlatih.

"Kita biasanya latihan di JIRTA, kebetulan ditutup. Kan anak-anak menuju Piala Ibu Negara bulan Juli-Agustus itu kan, jadi ingin sehabis bulan puasa, sehabis libur Lebaran kan mesti latihan. Ternyata nggak bisa di JIRTA itu ada pengumuman sampai tanggal 9 Mei baru dibuka. Jadi kami setting, kemauan anak-anak, minta dikawal ya kita kawal dengan pelatih-pelatih, biasa," jelasnya pada detikcom, Senin (9/5/2022).

(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT