ADVERTISEMENT

Sabtu, 18 Jun 2022 06:30 WIB

Usia Muda Kena Serangan Jantung? Waspada Jika Punya Risiko Ini

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
Video lesson. overweight young woman repeating exercises while watching online workout session Olahraga dapat mengurangi risiko sakit jantung (Foto: iStock)
Jakarta -

Penyakit jantung menjadi salah satu penyakit paling mematikan di Indonesia. Umumnya seseorang yang terkena penyakit jantung berumur di atas 50 tahun.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka yang masih berusia muda tetap memiliki risiko mengidap penyakit gagal jantung.

Menurut dr Vebiona Kartini Primaputri, SpJP, seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini banyak anak muda yang menderita gagal jantung.

"Akhir-akhir ini terdapat beberapa anak muda yang mengidap gagal jantung, pasien termuda saya yang mengidap penyakit jantung berusia 29 tahun. Bahkan, dia hanya memiliki satu faktor risiko, yaitu merokok," ujar dr Vebi pada diskusi kesehatan yang diselenggarakan secara daring, Rabu (15/6/2022).

"Terutama jika memiliki riwayat keluarga sedarah yang meninggal akibat gagal jantung, itu harus melakukan deteksi dini agar terlihat ada masalah atau tidak di jantungnya," sambung dr Vebi.

Nyatanya, terdapat penyebab gagal jantung pada seseorang akibat genetik atau disebut dengan Familial Cardiomyopathy.

"Ketika ayahnya terkena jantung koroner di usia sebelum 50 tahun, atau ketika ibunya terkena jantung koroner sebelum menopause, itu harus dilakukan tes namanya treadmill test," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Jangan Takut Cek Jantung di Rumah Sakit"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT